X

Bandel, Warung Remang-Remang di Congyok Juwana Kembali Dibongkar

JUWANA. Tim gabungan dari Satpol PP, Koramil juwana, jajaran Polsek Juwana dan Brimob pati melakukan pembongkaran warung – warung remang di wilayah Dukuh Mencolo Desa Karangrejo Kecamatan Juwana,Senin, 14/05/18. Pembongkaran merupakan tindak lanjut surat peringatan (SP) yang telah di keluarkan dari Muspika Juwana sebelumnya.

Warung remang – remang yang di berada di Belakang Ruko INDAH biasa disebut BR)  atau congyok yang disinyalir menyediakan Jasa prostitusi, karaoke dan menjual minuman keras. Dalam razia kali ini ada 4 warung yang di robohkan. Warung warung remang di bagian belakang di lengkapi bilik bilik kecil tempat para wanita menjajakan diri .

Camat JuwanaTeguh Widyatmoko menyampaikan bahwa pihaknya sudah memberikan surat peringatan mulai tanggal 4 sampai tanggal 12 Mei, tetapi belum di bongkar, hari ini terpaksa dilakukan pembongkaran kembali.

Sebentar lagi kita masuk Bulan Ramadhan. Dan warung-warung yang disinyalir untuk prostitusi ini kami bongkar. Satu tahun yang lalu sudah kami bongkar, ternyata enam bulan ini kok masih ada, dulunya ada sekitar 10 sekarang sekarang tinggal 4, kemudian hari ini kami bongkar semua,” terangnya. ”

Dalam pembongkaran kali ada terdapat pemilik warung yang alot menolak warungnya dibongkar, hal ini dikarenakan dalam mendirikan bangunanya membutuhkan modal besar. Terlebih didalamnya terdapat fasilitas karaoke dan terdapat fasilitas pendingin ruangan.

“Kami perkirakan bangunan warung remang yang alot tadi saat pembongkaran warung remang senilai 50 juta jadi agak alot karena yang punya keberatan. Tetapi kami berhasil membongkarnya. Untuk mengatasin masalah ini kan kami akan buatkan pagar dari timur sampai ke barat di lahan tersebut, alhamdulillah pihak yang punya lahan bersedia membantu,” imbuh Camat Juwana.

Dalam razia kali ini  terdapat kurang lebih sepuluh wanita yang kebanyakan dari luar Kota Juwana . Dari pendataan yang dilakukan mereka berasal dari  Tayu, Jepara, Demak, Rembang  dan juga ada dari Semarang.

“Mereka kos, namun ya nggak disini kosnya, tapi di luar, ” pungkasnya.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments