Kategori: Pendidikan

Permalink ke Dua Siswa SMPN 3 Pati Wakili Indonesia di Junior Science Olympiad (IJSO) 2017 di Amsterdam Belanda
Pendidikan

Dua Siswa SMPN 3 Pati Wakili Indonesia di Junior Science Olympiad (IJSO) 2017 di Amsterdam Belanda

Adellia Putri Rachmasari dan Rahardian Swastika Adyatama berpose di salah satu ruang SMP3 Pati. Mereka merupakan wakil Indonesia di ajang Internasioanl Junior Sains Olympiad (IJSO) di Amsterdam beberapa waktu lagi

PATI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Siswa-Siswi dari SMP N 3 Pati. Kali ini, Dua pelajar SMP tersebut, yakni Adellia Putri Rachmasari dan Rahardian Swastika Adyatama ditunjuk untuk mengikuti seleksi mewakili Indonesia dalam ajang  International Junior Science Olympiad ( (IJSO) di Amsterdam  Belanda dalam waktu dekat ini.

Kepala sekolah SMPN 3 Pati, Winarto, mengungkapkan, ajang IJSO adalah kompetisi ilmu pengetahuan tingkat Internasional  untuk siswa-siswi yang berumur tidak lebih dari 15 tahun. Ajang ini merupakan kelanjutan dari prestasi yang berhasil diraih dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Pekanbaru, Riau pada 3-7 Juli 2017 lalu.

“Adellia Putri Rachmasari di mapel IPS berhasil menyabet medali perak. Sedangkan Rahardian Swastika Adyatama menyabet medali perunggu di mapel IPA,” ungkapnya saat ditemui dikantornya Senin, (24/7) lalu.

Kedua siswa berprestasi tersebut kini mereka tengah mengikuti training di Hotel Jayabaya, Bandung. Keduanya akan mengikuti seleksi tingkat pertama selama 14 hari dan  tahap kedua selama 30 hari. Sedangkan tahap tiga hanya bimbingan secara online.

“Pihak sekolah hanya bisa memberikan dukungan dari segi materiil dan pembinaan. Saya berharap dua siswa yang berkompetisi sains tingkat internasional, mampu membawa nama baik Indonesia dan syukur–syukur bisa membawa pulang medali emas untuk daerahnya,” harapnya

Reporter: Andi Putra

Editor: Revan Zaen

Permalink ke SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Pertahankan Ciri Khas Prestasi di Bidang Web Design
Pati, Pendidikan

SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Pertahankan Ciri Khas Prestasi di Bidang Web Design

Suasana pembelajaran di laboratorium komputer SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi.

DUKUHSETI – SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang terletak di kawasan pesisir utara Kabupaten Pati, ternyata mengukir sederet prestasi gemilang , utamanya di bidang web design. SMK yang terletak di Dukuh Selempung, Dukuhseti Pati ini memiliki sederet prestasi di bidang web design.

Beberapa diantaranya,  juara pertama kompetisi siswa untuk mata lomba web design tingkat Kabupaten Pati. Juara pertama web design tingkat Provinsi Jawa Tengah. Hingga  juara harapan kedua tingkat nasional untuk bidang yang sama. Selain itu, SMK AKN Marzuqi juga sering  menjuarai kompetisi web design yang diadakan  di sejumlah universitas.

Tak hanya jago dibidang web design,  SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi juga pernah menyabet juara di bidang aplikasi software, Lomba Kompetensi Siswa (LKS), sepak takraw, taekwondo, hingga juara voli.

SMK yang memiliki tiga jurusan yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sementara ini fokus mempertahankan  prestasi di bidang web design sebagai keunggulan lulusan.

Kepala SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Ali Ihsan mengatakan, prestasi yang gemilang di bidang web design tidak lepas dari penerapan pembelajaran di sekolah yang memberikan  pembelajaran dan teknik  membuat situs website yang baik dan profesional.

“Kami sadar, website saat ini sudah menjadi rumahnya dunia siber. Keberadaan website sekarang merupakan kebutuhan karena informasi online  bisa diakses di sana. Hal itu yang membuat kami terus membekali siswa dengan ilmu web design,” kata Ali Ihsan.

“Keahlian web design bukan hanya bermanfaat untuk keperluan kompetisi, namun juga  untuk mempersiapkan peserta didik menciptakan peluang kerja yang  lebih besar. Terlebih  kemampuan web design  ini banyak dibutuhkan perusahaan,” terangnya.

Ali Ihsan memandang bahwa  skill web design dapat digunakan untuk membuka usaha sendiri di bidang jasa desain website. Dengan begitu, peluang lulusan untuk menjadi enterpreneur di bidang web design terbuka lebar.

“Peluang-peluang itu yang kami tangkap untuk membekali para siswa dengan keterampilan web design. Kami berharap, skill itu bisa membantu siswa dalam menangkap peluang setelah lulus,” tambah Ali.

SMK AKN Marzuqi ini secara berkesinambungan bekerja sama  dengan sejumlah rekanan di dunia bisnis dan industri untuk penyerap lulusan. Mereka yang ingin magang atau melanjutkan studi ke perguruan tinggi juga akan difasilitasi oleh pihak sekolah.
Reporter: Zaenal

Editor: Revan Zaen

Permalink ke Kabar Baik Untuk Septia Elfriantika, Siswi Peraih Nilai UN Tertinggi Yang Terancam Putus Sekolah
Pendidikan

Kabar Baik Untuk Septia Elfriantika, Siswi Peraih Nilai UN Tertinggi Yang Terancam Putus Sekolah

Budi Santoso (Kepala SMAN 1 Pati) saat diwawancarai awak media saat menyampaikan kabar baik untuk Septia Elfriantika

GABUS. Peraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) tingkat SMP se-Kabupaten Pati

yang sebelumnya diberitakan sejumlah media terancam putus sekolah karena masalah dana akhirnya bisa bernafas lega. Bupati Haryanto yang membaca berita dan kisah latar belakang orang tuanya langsung mengutus Kepala SMA Negeri 1 Pati, Budi Santoso, untuk mengunjungi rumah orang tua Septia. Kunjungan ini dimaksudkan untuk meyakinkan pihak keluarga bahwa Septia bisa bersekolah gratis di SMA Negeri 1 Pati.

“Pak Bupati saat membaca berita Septia, posisi sedang di Blitar. Lalu beliau segera mengutus saya karena kebetulan Septia ingin sekali sekolah di SMA Negeri 1 Pati “, terang Budi Santoso, Kepala SMAN 1 Pati.
Dalam kunjungan ke rumah Septia, Budi juga menegaskan bahwa biaya sekolah selama tiga tahun di SMA Negeri 1 Pati akan ditanggung oleh Pemkab dan pihak sekolah. “Dari mulai uang pendaftaran, uang seragam, hingga uang sekolah selama tiga tahun akan digratiskan”, ujar Budi Santoso yang disambut senyum oleh Septia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mudrikah (34th), orang tua Septia khawatir dengan masa depan anaknya lantaran tidak adanya biaya. Apalagi anaknya bercita-cita untuk bersekolah di sekolah favorit di Kota Pati.

“Kalau di sekolah favorit kan biayanya mahal.  Ini alhamdulillah dengan kedatangan Pak Budi ke sini saya jadi lega”, ungkap warga Desa Tlogoayu Kecamatan Gabus ini.

Kepala SMAN 1 Pati diutus Bupati Haryanto temui langsung Septia Elfriantika di kediaman neneknya

Di rumah  beralaskan tanah milik nenek Septia tersebut, Mudrikah menceritakan bahwa dirinya sehari-hari bekerja sebagai pekerja serabutan. Sementara Sang Ayah, Supriyanto (38th), merantau ke Jambi sebagai seorang buruh di perkebunan karet.
“Jika beruntung, upah yang didapat sekitar Rp 35 ribu per hari”, lanjut Mudrikah , ceritakan penghasilan suaminya.
Dengan adanya beasiswa ini, Septia mengaku bersyukur dan berterima kasih pada Bupati dan Kepsek SMAN 1 Pati. Gadis yang berhasil mengumpulkan nilai 38,55 untuk empat mata pelajaran UN ini berjanji untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas guna mewujudkan cita-citanya. Dirinya ingin sekoali menjadi orang sukses supaya dapat membantu orang tuanya.
Septia Elfriantika, menurut Pargiyono, Wakasek Kesiswaan SMP Negeri 1 Gabus yang juga hadir dalam kesempatan itu mengaku bersyukur lantaran anak didiknya berhasil masuk ke sekolah favorit.
“Dia anak yang rajin, tekun dan dari sejak kelas VII SMP selalu masuk tiga besar di kelasnya. Ia juga sering ikut lomba hingga ke tingkat kabupaten seperti misalnya lomba cerdas cermat dan juga Olympiade IPS”, katanya.
Ditanya tentang tips belajarnya hingga memperoleh nilai bagus, Septi menjelaskan bahwa dirinya tidak belajar dengan sistem kebut semalam.
“Tips nya rajin belajar, berdoa, dan yang paling penting belajarnya dicicil jadi tidak ada istilah sistem kebut semalam menjelang ujian”, ungkap gadis yang bercita-cita masuk STAN ini.
Penulis: Andi Putra
Editor: Revan Zaen
Permalink ke SMP IT Utsman Bin Affan Juwana Wisuda Kelas Sembilan
Pendidikan

SMP IT Utsman Bin Affan Juwana Wisuda Kelas Sembilan

JUWANA. Rabo, 24 Mei 2017 SMPIT Utsman Bin Affan Juwana melaksanakan wisuda kelas lX tahun pelajaran 2016/2017. Sebanyak tiga puluh siswa siswi mengikuti prosesi wisuda yang dilaksanakan di lingkungan sekolah

Dalam acara tersebut para siswa kelas tujuh dan delapan menampilkan berbagai kesenian. Satu yang menjadi perhatian orang tua siswa dan tamu yang hadir Seni Karawitan. Mereka nampak piawai memainkan seni budaya jawa ini. Selain karawitan, para siswa juga menampilkan seni tari, puisi, pidato bahasa jawa dan arab serta seni rebana. Acara yang dimulai pukul 08.00- 11.30 itu berjalan lancar.

Dalam sambutannya. Kiswanto, S.Pd  selaku Kepala SMPIT Utsman Bin Affan menyampaikan agar anak-anak menjaga Ibadah dan patuh pada orang tua.

“Jadilah desainer manusia karena itulah yang Rasullullah contohkan, Imbuhnya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikannya kepada sekolah yang dia pimpin”.

Selain Kiswanto, hadir pula Lukito selaku Ketua Yayasan Pengembangan Umat Ash-Shidiq” Juwana. Acara ditutup dengan tauziah dan do’a oleh Muhni Winarso dari IKADI Pati.

Penulis: Kiswanto/ Jurnalis Warga

Editor: Revan Zaen

Permalink ke Sambut Ramadhan Yataba Alasdowo Adakan Kemah Ta’aruf
Pendidikan

Sambut Ramadhan Yataba Alasdowo Adakan Kemah Ta’aruf

DUKUHSETI. Dalam rangka menyongsong bulan Ramadhan Yayasan Tarbiyatul Banin Alasdowo (YATABA) mengadakan kegiatan yaitu Kemah Ta’aruf. Perkemahan ini dilaksanakan pada hari Ahad  hingga Senin, 21 – 22 Mei 2017.
Kegiatan perkemahan ini diikuti oleh semua Siswa Siswi Se-Yayasan Tarbiyaul Banin Alasdowo serta seluruh guru dan pembina yang didatangkan dari saka Bayangkara  Tayu. Acara dibuka dengan Upacara Pembukaan di lapangan sepak bola Alasdowo yang dihadiri oleh bapak Kapten Infanteri Hadi Saputra SH.
Dalam sambutannya, Junaidi, S.Pd. Selaku Perwakilan dari Yayasan  menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan ini adalah dalam rangka melatih para peserta didik agar selalu disiplin, terutama mengenai kebersihan lingkungan.
“Diharapkan setelah melaksanakan kegiatan ini para peserta didik dapat menjalankan isi dari Dasa Dharma Pramuka dan akan lebih giat lagi terlebih menjelang bulan suci Ramadhan” ujarnya
Diadakannya lomba memasak dengan mengusung Tema Singkong menjadi hal unik yang ditunggu tunggiu peserta kemah. Para peserta yang sebelumnya sudah diinformasikan untuk membawa bahan Singkong / ketela ini dengan sigap dan cekatan mengolah singkong/atau pisang menjadi olahan yang enak dan menarik.
Zainal Arifin, selaku pembina dan ketua Panitia dalam kegiatan tersebut menjelaskan  kepada wartaphoto.net mengapa memilih singkong.
“Singkong merupakan salah satu makanan pokok indonesia, dan memberikan gambaran bahwa dari sebuah singkong yang kita kenal tidak hanya bisa dimasak atau digodok dalam bahasa jawanya, tapi kita harapkan bahwa singkong yang dimasak peserta kemah ini mampu memberikan semangat untuk mencintai dan memanfaatkan hal yang menurutnya kurang bermanfaat. Apalagi saat puasa yang akan tiba seminggu lagi” jelas Zainal Arifin.
Kemah merupakan salah satu kegiatan yang sangat didambakan oleh para siswa – siswi, karena dengan perkemahan seperti ini bisa menjadikan dirinya lebih mandiri. Begitu pula antusias para wali murid yang rela melihat kegiatan sampai larut malam demi menyaksikan putra putrinya tampil dalam pentas seni.
Reporter: Muhammad Ulil
Editor: Revan Zaen