Home Archive by category Jateng

Jateng

Jateng Komunitas Pati

Maknai Hari Pers Nasional, FKDW Pati Berbagi Kursi Roda Pada Kaum Difabel

PATI – Cara berbeda ditunjukan oleh jurnalis di Kabupaten Pati yang tergabung dalam Forum Kajian dan Diskusi Wartawan (FKDW) dalam merayakan Hari Pers Nasional (HPN). Bekerjasama dengan KPU Pati, para jurnalis dari berbagai media ini memberikan sumbangan korsi roda kepada kaum disabilitas.

“Untuk memeringati HPN, kami mencoba berbagi dengan kaum disabilitas. Meskipun belum dapat menjangkau semua penyandang disabilitas, sedikit bantuan ini kami harapkan dapat meringankan beban mereka,” ungkapnya kemarin.

Ketua FKDW Heri Purwaka mengatakan, bantuan berasal dari iuran pegiat FKDW dan sejumlah donatur, termasuk komisioner KPU dan kepala desa. Aksi sosial itu juga menggandeng Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Pati.

Sementara itu, Ketua PPDI Pati Suratno menambahkan, organisasinya memiliki 144 penyandang disabilitas. Menurutnya, jumlah tersebut bukan representasi penyandang cacat di Pati lantaran masih banyak yang belum masuk organisasinya.

Karyani. Warga Pati yang mengalami difabel namun memiliki semangat tinggi

“Bantuan dari teman-teman wartawan ini memberi motivasi bagi kami yang memiliki keterbatasan. Ini sangat membantu penyandang disabilitas untuk lebih memudahkan beraktivitas,” paparnya.

Dalam kegiatan sosial itu, FKDW memberikan bantuan korsi roda kepada Karyani warga desa Desa Tambahsari, Kecamatan Pati Kota yang tidak dapat berkativitas secara normal. Hal itu lantaran dirinya pernah mengalami kecelakaan kerja saat merenovasi gedung pada 2014 lalu.

Setelah kejadian itu, rumah tangganya pun terdampak. Sang istri memilih untuk meninggalkannya dengan membawa anaknya sehingga Karyani kini tinggal sebatang kara.

“Dari pinggang ke bawah tidak dapat digerakkan. Saya hanya bisa ngesot untuk bergeser tempat, tidak bisa jalan lagi. Sebisa mungkin saya tetap bekerja dengan memanfaatkan keahlian lain saya mereparasi barang elektronik,” kisahnya.

FKDW sendiri merupakan gabungan dari wartawan cetak, radio, televisi, dan online  di Kabupaten Pati. Mereka bekerja sesuai dengan UU Pers dan kebijakan perusahaan pers mereka masing-masing. Di sela sela kesibukannya, mereka rajin ke sekolah-sekolah untuk memberikan ilmu jurnalistik dan pentingnya memberantas hoax.

Budaya Jateng Pati

Membanggakan, Gadis Asal Kropak Winong Terpilih Menjadi Duta Batik Jawa Tengah 2018

Berawal dari ketertarikanya di dunia modeling serta aktif dalam mengikuti kegiatan lomba model dibeberapa kota seperti Pati, Kudus,dan Semarang, Devia Martha, akhirnya meraih prestasi gemilang ditingkat Jawa Tengah. Minggu malam (28/01/2018) di Wisma Perdamaian , Jl. Imam Bonjol 209 Pendrikan Lor Semarang, gadis cantik asal kabupaten Pati Jawa Tengah akhirnya terpilih menjadi Duta Batik Jawa Tengah 2018 dalam ajang pemilihan Duta Batik Jawa Tengah 2018 yang

Roesmelia Devia Martha, gadis asli Desa Kropak Kecamatan Winong bercerita bagaimana keras perjuanganya demi meraih cita-cita mulai dari mencari tumpangan menuju lokasi kontes, hingga menabung untuk biaya keperluannya.

“Alhamdulillah saya dapat juara 3 dalam ajang pemilihan Duta Batik 2018 ini dan nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti ajang yang sama,” ungkapnya gadis kelahiran 1 Mei 1998.

“Saya tidak menyangka bisa lolos dan menang, soalnya persaingannya ketat sekali. Mulai dari awal babak penyisihan, dari peserta 50 diambil 20 terbaik hingga 10 besar dan akhirnya saya lolos dapat juara 3. Dan semua ini berkat dukungan mama yang menjadi motivasiku untuk selalu mendampingi hingga di babak final,” sebut Deviana Martha.

Selain menggeluti dunia modeling, anak kedua dari tiga bersaudara yang pernah menyabet juara 1 lomba model kategori Gaya Putri Azenia dan juara 1 Best Performe di kota Kudus ini juga memiliki hobi renang dan travelling bercita-cita ingin menjadi model ditingkat nasional.

Putri dari Ibu Rusmiyati salah satu bidan di kecamatan Winong ini mengaku ingin sekali mengexplore batik nusantara selain untuk mengenalkan batik lebih dekat ditingkat nasional bahkan dunia.

 

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen