Kudus

Diduga Rem Blong, Bus Indonesia Sapu Sejumlah Kendaraan di Proliman Kudus. 5 Meninggal

JATI-KUDUS. Kecelakaan maut terjadi di Kudus, Jawa Tengah, Kamis malam (31/08) sekitar jam 18.45 WIB. Kecelakaan tepat pada malam takbir Idul Adha ini terjadi di proliman Jl. Lingkar Selatan, Ds. Tanjung Karang Kec. Jati, Kudus.

Bus Indonesia yang dikemudikan Ikhwan Mukminin (46th), warga Ds.Tireman RT.01/02 Kec.Rembang Kab. Rembang terguling, menabrak, dan menimpa sejumlah motor yang berhenti di traffic light. Akibat kecelakaan tersebut, lima korban meninggal dunia dan 38 orang terluka

Kronologi kejadian bermula ketika Bus Indonesia No.Pol: L-7519 UV berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan Tinggi dengan kondisi rem dan handrem blong sebelum terjadi laka lantas. Sampai di TKP (proliman jalan) Bus membanting setir ke kiri kemudian mengguling ke kanan. Bus menimpa mobil dan motor yang sedang menunggu lampu trafik menyala Hijau.

Dari data yang berhasil dihimpun redaksi, lima korban meninggal adalah :

  1. Kartini (60th) Warga Kalirejo Undaan Kudus
  2. Edi Handoko (36th) Warga Wates Undaan Kudus
  3. Sri Mulyaningsih (36th) Warga Wates Undaan Kudus
  4. Falikhul Akhsan (29th) Warga Besito Gebog Kudus
  5. Joko Purwanto (38th) Warga Wergu Kulon Kudus

Kanit Laka Polres Kudus, Iptu Ngatmin menuturkan bahwa bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi akibat mengejar lampu lalu lintas, berusaha menerobos lampu merah, namun dari arah berlawanan kendaraan sudah berjalan. Akibatnya pengemudi membanting setirnya ke kiri arah Undaan.

“Tak dapat mengendalikan laju kendaraannya, lalu Bus oleng dan terguling,” terang Iptu Ngatmin.

Adapun Kendaraan yang terlibat:

  1. Bus Indonesia No.Pol: L-7519 UV
  2. Mitshubishi L300 no. Pol : K1949 BN
  3. AVANSA NOPOL : H 9189 BF
  4. LUXIO NOPOL : H9144LR
  5. SPM MIO NOPOL: K 2495 BR
  6. SPM SUPRA NOPOL K 5710PK
  7. SPM BEAT NOPOL K2918RR
  8. SPM CB150R NOPOL K3449PR
  9. SPM VARIO K 4972 QB
  10. SPM VARIO K3290HE
  11. SPM VIXION K4295LM

Korban luka di RS Mardi Rahayu Kudus ada 33 korban dan 11 korban di RSUD Kudus.

Salah seorang saksi yang juga penumpang bus yang selamat menceritakan bahwa sebelum kecelakaan, Bus mengalami rem blong, kemudian bus membunyikan klakson terus menerus agar pengendara di depannya minggir. Ban digesekkan ke separator/ trotoar supaya berhenti. Namun justru Ban meletus, dan tergulung. Sepeda motor dan mobil yang lewat tersapu bus yang sudah sulit dikendalikan.

Sementara itu, Petugas JasaRaharja Perwakilan Pati JawaTengah proaktif dalam melakukan pendataan para korban kecelakaan beruntun untuk diurus santunan bagi ahli warisnya.

Sebagaimana PMK No 15 dan 16 tahun 2017, setiap ahliwaris korban meninggal dunia berhak untuk menerima santunan sebesar Rp 50 juta dan para korban luka-luka serta dirawat di rumah sakit mendapatkan surat jaminan santunan dari Jasa Raharja sampai maksimal Rp. 20 juta.

Kasus ini sedang dalam penanganan Satlantas Polres Kudus.

Reporter: Nafir

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments

www.wartaphoto.net “foto dan peristiwa”

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *