wartaphoto

Fatayat NU Gandeng Waria Pati Sosialisasi Bahaya AIDS Dengan Kegiatan Positif

waria-pati

Sejumlah Waria dari IWAPA adakan sejumlah agenda peringati hari AIDS sedunia. Foto WP02RF

Pati – Fatayat NU bekerjasama dengan Ikatan Waria Pati (IWAPA) mengadakan serangkaian acara sosialisasi bahaya penyakit HIV/AIDS di Pendopo Kesenian Joyokusumo Pati, Minggu pagi (11/12) kemarin. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember.

Dinda, Ketua Ikatan Waria Pati (IWAPA) mengatakan bahwa mereka antusias adanya kegiatan seperti ini. Dengan acara ini dirinya bisa paham tentang bahaya penyakit yang ditularkan dari kegiatan seksual.

“Kami dari IWAPA menyambut baik acara ini, dan kami harap acara seperti ini bisa terus diadakan secara rutin. Jadi dari komunitas waria dan masyarakat luas bisa waspada tentang bahaya penyakit HIV/AIDS,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini IWAPA mengadakan kegiatan seni seperti menyanyi dan lainnya. Selain itu juga diadakan kegiatan potong rambut dan catok rambut gratis kepada masyarakat umum. Terlihat sejumlah warga antusias bahkan mengantri untuk mendapatkan jasa gratis mereka ini.

Tidak hanya sosialisi tentang bahaya penyakit menular HIV/AIDS. Dalam acara tersebut juga diadakan sosialisasi pencegahan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS), Tes HIV/AIDS dan penggunaan kondom kepada para waria di Pati.

fatayat-nu-pati

Fatayat Nu adakan cek kesehatan gratis. Foto WP02RF

“Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi mengenai bahaya penyakit menular HIV/AIDS, dan IMF kepada komunitas waria Pati dan masyarakat luas” Ujar Dining, salah satu Panitia

“Kita berusaha menurunkan stigma dan diskriminasi kepada teman-teman yang sudah terkena HIV/AIDS maupun IMF. Kasian mereka yang sudah terkana, maka dari itu kita juga mendorong agar masyarakat juga mau mengikuti tes HIV sehingga bisa tau status kesehatannya,” ujarnya.

potong-gratis-waria-pati

Sejumlah waria adakan potong rambut dan catok rambut gratis. Foto WP02RF

Data Dinas kesehatan menunjukkan bahwa sejak tahun 1996 hingga oktober 2016 di kabupaten Pati sendiri sudah ada 1019 yang positif terkena HIV/AIDS.

“total penderita dari tahun 1996 hingga oktober 2016 Di kabupaten Pati sendiri sudah ada 1019. Dan yang meninggal dunia juga sudah 105 orang, Maka dari itu sosialisasi seperti ini sangat penting digalakkan,” imbuh Dining.

 

 

Facebook Comments

www.wartaphoto.net “foto dan peristiwa”

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *