BISNIS Pati Sosok UMKM

Filosofi Unik dan Trik Bisnis Ala Owner Cafe & Resto Asy Syifa Goedang Kapoek Juwana

JUWANA. Yuliam Tio Candra, remaja berusia 24 tahun asli Juwana, pengusaha kuliner sekaligus owner Asy Syifa Goedang Kapoek Juwana berbagi trik bisnis dan filosofi bisnisnya. Disela sela acara hunting photo & music accoustic di resto yang tepat berada di depan SMAN 1 Juwana, Mas Tio berbagi trik dan filosofi bisnisnya.

Mas Tio menceritakan bahwa manajemennya selalu melakukan evaluasi utamanya menu. Jika ada hidangan dari pelanggan yang tersisa maka harus ditemukan penyebabnya. Apakah terlalu pedas, asin, atau lainnya. Ini dijadikan evaluasi agar dapat memberikan layanan kepada pelanggannya. Hasilnya, kini mereka merekrut satu profesional chef dan satu bartender agar cita rasanya konsisten.

Satu yang tak pernah lepas darinya adalah doa dan support dari keluarga, terutama ibunya, Hj. Suarsih. Bahkan, sang ibu turun langsung untuk membantu meningkatkan mutu dan layanan cafe dan resto yang tetap mempertahankan nama Goedang Kapoek, di bangunan peninggalan Belanda ini.

Mas Tio dan Ibu Sih, kompak jalani bisnis kuliner di Juwana melalui cafe dan resto Asy Syifa Goedang Kapoek Juwana

Kepada wartaphoto.net, Ibu dan Anak ini kompak tentang filosofi bisnis yang dianutnya utamanya cara memandang keberadaan kompetitor bisnis.

“Sebenarnya siapapun yang masuk ke dunia bisnis pasti menginginkan keuntungan. Terlebih bisnis kuliner di Juwana dan Pati yang saat ini sedang bergeliat. Namun, kita tidak mengejar harus memenangkan persaingan. Tidak itu. Kita ingin sama sama jalan, sama sama laku, wong rejeki sudah diatur oleh Gusti Allah,” ungkap ibu Hj. Suarsih (Bu Sih) tentang filosofi bisnisnya.

“Kami mendapat banyak pengalaman dan saran juga kritik dari pelanggan sehingga kami lakukan berbagai inovasi seperti merenovasi tempat yang kini menjadi asri, dengan tata dekorasi dan lampu yang menarik namun tetap nyaman,” kata Mas Tio

Resto yang direnovasi ulang oleh dekorator profesional dari Punk Nggonane Art, Raci Batangan ini, juga ditambahkan fasilitas bermain anak yang aman, live musik tiap malam minggu, juga fasilitas hotspot yang memadai untuk pelanggan. Nama Asy Syifa sendiri dipilih mas Tio supaya bisa menjadi tempat yang menyembuhkan dan menyegarkan kembali sesuai arti As Syifa adalah obat.

“Alhamdulillah sudah selesai direnovasi, kini lebih fresh, nyaman untuk keluarga, komunitas, nongkrong dan lainnya. Kedepan, kami akan senantiasa menjaga kualitas makanan, dan pelayanan yang baik. Sehingga cafe dan Resto Asy Syifa Goedang Kapoek ini bisa dikenal oleh masyarakat bahkan tidak hanya Juwan, tapi juga luar daerah,” terang mas Tio.

Resto dan Cafe Asy Syifa Goedang Kapoek ini buka mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00WIB. Tersedia berbagai makanan khas bakaran dengan bumbu trasi Juwana yang dikenal sedap. Menu favorit pengunjung diantaranya nasi goreng, iga bakar, ikan bakar, dorang kerapu, gurame, dorang juga sejumlah chinese food seperti kwetiaw, sapo tahu, bakmi. Sementara minuman di Asy Syifa Goedang Kapoek sangat lengkap dan variatif.

“Kami ingin dikenal masyarakat hingga luar daerah kalau di Juwana juga ada cafe dan resto segala usia yang tempatnya nyaman, asri, enak dan terjangkau,” pungkas Mas Tio, disertai anggukan dari sang Ibu.

Reporter: Nafir, Arton

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments

www.wartaphoto.net "foto dan peristiwa"

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *