X

Firman Soebagyo Puji Langkah Cermat Polri Tangani Kasus Terorisme di Mako Brimob dan Berharap Segera Evaluasi

WINONG – Peristiwa menyedihkan di ruang tahanan Mako Brimob Jakarta, mengundang keprihatinan yang mendalam dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Anggota DPR RI Firman Soebagyo. Wakil rakyat asal Batangan Pati ini merasa bahwa masyarakat perlu terus didorong untuk menguatkan wawasan kebangsaannya, sebagai upaya menangkal radikalisme dan terorisme.

Hal ini disampaikan dalamacara Pemantapan Wawasan Kebangsaan, dan Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Bernegara, dengan perwakilan masyarakat se Kecamatan Winong, Jumat siang (11/5/2018). Selain Firman Soebagyo, turut hadir dan memberikan materi wawasan kebangsaan adalah Danramil Juwana Kapt Inf Yahudi mewakili Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arif Darmawan, dan turut menghadiri pejabat Forkompincam Winong.

Firman meyakini bahwa terorisme merupakan suatu yang sangat memprihatinkan. Dimana posisi para teroris yang ada dalam penjara pun, masih berani melakukan perlawanan, seperti itu.

“Dan saya yakin bahwa ini sesuatu yang patut dicurigai kenapa sampai terjadi seperti ini. Tidak sekedar masalah yang terkait dengan ketidakpuasan faktor makanan, tapi saya yakin bahwa ada unsur-unsur kepentingan lainnya,” kata Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo.

Dirinya memberikan tanggapan atas kejadian memilukan dan membuat geram kita sebagai Bangsa Indonesia. Aksi brutal nara pidana teroris, yang masih melawan aparat kepolisian di ruang tahanan Mako Brimob dengan merebut senjata, merupakan pembangkangan terhadap negara. Meski sejumlah anggotanya gugur, tindakan aparat kepolisian terhadap nara pidana yang tanpa kompromi maupun negosiasi, dipandang sudah tepat.

Firman Soebagyo juga mengapresiasi Kepolisian Republik Indonesia yang betul-betul secara cermat dalam mengambil tindakan. Karena masalah terorisme ini, senantiasa dikaitkan dengan Hak Asasi Manusia (HAM).

“HAM ini untuk siapa? Kalau kita lihat, peristiwa yang terjadi penganiayaan terhadap aparatur negara. Bagi saya pribadi, sebetulnya tidak ada ampun lagi bagi mereka. Tapi kepolisian, sudah menggunakan soft approach, sangat hati-hati walaupun ada korban yang gugur, dan yang disandera sudah bisa diselamatkan ini merupakan langkah yang sangat positif. Namun tentunya setelah kejadian ini, perlu adanya evaluasi secara menyeluruh dimana letak persoalannya. Sehingga kedepan tidak saling menyalahkan, tapi mencari jalan keluar yang terbaik, lebih hati-hati dan waspada,” ujarnya.

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jateng III, asal Kabupaten Pati, Firman Soebagyo berharap, Pemdes dan warganya waspada menyikapi hal ini. Apalagi, sekarang sudah memasuki tahun politik, sehingga kejadian dimungkinkan berkaitan dengan kepentingan-kepentingan politik Pemilu 2019.

Reporter: Arton
Editor: Revan Zaen

Facebook Comments