X

Karnaval Imlek 2018 Pati, Gambarkan Kerukunan Hargai Perbedaan. Pati Tetap Aman

Pati. Karnaval imlek Bumi Mina Tani tahun 2018 yang merupakan puncak rangkaian perayaan imlek di Pati begitu meriah. Ribuan warga sudah menunggu di ruas-ruas jalan beserta anggota keluarganya. Sejak beberapa tahun lalu, memang acara Tahun Baru orang Tionghoa di Pati menjadi momen indah kebersamaan antar umat bergama.

Tahun Baru Imlek sendiri merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh.

Saat karnaval ditampilkan pawai baju adat nuasantara, leong samsi, barongsai, karakter sun go kong, Biksu Tong, Pat Kai dan Wu Ching pun ada. Tak ketinggalan drum band kebanggaan Pati, Bahana Swara turut meramaikan acara. Reog ponorogo lengkap dengan waroknya. Peserta berasal dari Pati, Kudus, Semarang, dan terjauh dari SMK Assaadah Gresik yang membawa marching band plus dengan kostum karnivalnya.

“Kami sudah berangkat dari kemarin mas, trus menginap di salah satu hotel disini. Senang bisa ikut meramaikan imlek di Pati,” kata Nur salah satu peserta dari Gresik.

Raut bahagia juga nampak pada Bu Winda, warga Kayen yang datang bersama putranya. “Aku ngajak dek Dhika ini mas, katanya mau foto sama barongsai yang lagi berdiri. Alhamdulillah sudah kesampaian,” katanya.

Bahkan ketika acara imlek dibuka di kawasan Klenteng Hok Tik Bio, berbagai agama saling membantu dan saling menikmati indahnya kebersamaan. Mereka yang beragama Islam, Hindu, Budha, Konghucu, Katolik, Kristen  tak segan membantu kelancaran acara ini. Acara ini bahkan dijadikan salah satu jalan bisnis dan memamerkan hasil karya UMKM dengan diadakan expo dan bazar.

Berbagai lomba mulai dari menggambar, mewarnai, lomba rebana, lomba foto, hingga santunan yatim semuanya dilaksanakan dengan hikmat tanpa ada rasa saling curiga. Pun, pihak klenteng selalu menyediakan makanan yang bebas disantap oleh siapapun yang hadir.

Ganjar Hadir.

Ketika karnaval sudah sampai di alun alun Pati, Ganjar Pranowo yang sedang cuti dari posisi sebagai Gubernur  Jawa Tengah ikut menonton dan akhirnya bergabung bersama rombongan bupati dan wakil bupati Pati. Nampak pula politisi PDIP seperti Imam Suroso, dan Kokok (Soetarto Ontersa).

Acara yang dibuka di Jembatan Kalidoro yang baru saja rampung dipugar ini berakhir di alun alun Pati. Ganjar sempat menyapa warga Pati dan mengingatkan untuk menjaga persatuan dan tangkal berita hoax.

Sementara Bupati Haryanto berharap semoga dengan perayaaan Hari Imlek 2018 ini, kita memohon kepada tuhan yang maha kuasa, Kabupaten Pati makin baik, toleransi antar umat beragama di Pati dan Indonesia terjaga.

Reporter: Nafir, Arton

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments