Kirab Seribu Lengkong, Hidupkan Tradisi Makan Tanpa Piring Bagi Warga Duren Sawit Kayen

597 views

Sejumlah warga membawa lengkong melewati bukit pandang

KAYEN. Seribu lengkong (nasi yang dibungkus pelepah pisang) diarak warga Desa Duren Sawit, Kecamatan Kayen, Pati pada Kamis, (10/08) kemarin. Kegiatan tersebut dalam rangka melestarikan tradisi sedekah bumi bagi desa yang dikenal memiliki tempat wisata Bukit Pandang ini.

“Kirab 1000 lengkong ini merupakan perwujudan rasa syukur kepada sang pencipta. Tuhan sudah memberikan fasilitas kehidupan untuk masyarakat, tentunya harus dihormati dan disyukuri,” ungkap Kades Duren Sawit Didik Muryanto.

warga menunggu lengkong di doakan sebelum acara makan bersama

Setiap warga diminta untuk membuat lengkong yang berisi nasi beserta lauk-pauknya. Prosesi kirab 1000 lengkong dimulai dari bukit pandang. Warga terlebih dahulu diajak untuk berdoa bersama,lalu menyusuri jalan setapak menuju Sendang Supo Madurangin yang merupakan leluhur Desa Duren Sawit.

Sampai di Sendang Empu Supo, warga kemudian memakan nasi lengkong yang dibawanya. Hal ini dimaknai sebagai bentuk kebersamaan bahwa semuanya setara, tidak ada yang lebih unggul. Setelah itu, warga diperkenankan mengambil air di sendang tersebut.

Tradisi makan bersama sedekah bumi Duren Sawit

Uniknya, meskipun tradisi sedekah bumi sudah dilakukan setiap tahun, namun khusus untuk tradisi kirab lengkong, tahun ini baru diadakan pertama kalinya.

“Untuk itu, semua elemen masyarakat diajak membaur, menghidupkan kembali tradisi leluhur,” ujarnya.

Warga Desa Duren Sawit menyambut tradisi kirab lengkong dengan sukacita dan berharap kedepannya terus diadakan.

“Maksudnya kan supaya generasi muda bisa tahu kalau dulu sebelum ada piring, masyarakat sini (Desa Duren Sawit –red) kalau makan menggunakan wadah lengkong,” Kata Sarmin, salah satu warga setempat.

Reporter: Andi Putra

Editor: Revan Zaen

Penulis: 
author
www.wartaphoto.net "foto dan peristiwa"
No related post!

Tinggalkan pesan