X

KKP Berikan Akses Permodalan untuk Nelayan Rembang Yang Mau Beralih Ke Alat Tangkap Ramah Lingkungan

REMBANG. Ada angin segar yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) telah melakukan akad penguatan modal kepada KUB Nelayan Rembang, (Kamis, 25/01/18).

Penandatanganan akad pinjaman ini dilaksanakan di Kantor Cabang BRI Rembang, LPMUKP bekerjasama dengan BRI, melakukan akad pinjaman dengan dua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan. Kerjasama ini  menjadi penting seiring upaya KKP untuk mendorong nelayan untuk menggunakan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan melalui insentif akses permodalan.

Pinjaman BRI – LPMUKP ini disalurkan kepada KUB Mina Sejahtera sebesar Rp 380 Juta dan KUB Syafina Naja sebesar Rp 275 Juta di Kabupaten Rembang.  yang peruntukkannya digunakan untuk penguatan modal bagi 29 nelayan anggota kedua kelompok nelayan tersebut.

Direktur BLU LPMUKP, Syarif Syahrial,memaparkan bahwa rata-rata pinjaman per nelayan yang diakadkan hari ini sekitar Rp 22 Juta per nelayan. Tenor pinjaman antara 2 hingga 5 tahun dengan tingkat bunga 4 persen per tahun.

“Sesuai instruksi dari Bu Menteri, KKP melalui perbankan membantu mencarikan akses permodalan kepada nelayan yang mau beralih menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan,” tambah Syahrial.

Selain pinjaman, LPMUKP juga memberikan layanan pendampingan baik sebelum, sesudah dan setelah periode pinjaman. Sebelum penandatanganan akad pinjaman, seluruh nelayan mendapatkan penjelasan tentang teknis pinjaman.

Direktur LPMUKP memberikan penekanan bahwa nelayan yang menjadi debitur LPMUKP dilarang untuk menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. LPMUKP memulai operasional penyaluran pinjaman kepada nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, pengolah dan pemasar serta usaha masyarakat pesisir lainnya sejak 10 November 2017.

Selama 2017, LPMUKP bersama BRI telah memberikan persetujuan pinjaman sebesar Rp 32 Miliar dengan jumlah pemanfaat sebanyak 2.348 orang.

Penulis: Rohmat Syaiful Arifin/ Jurnalis Warga

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments