Ormas “Gempa” Bakar Poster Ashin Wirathu di Depan Kantor Bupati Pati dan Kecam Keras Tragedi Rohingnya.

615 views

PATI. Sejumlah anggota ormas Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) dari perwakilan DPW Jateng dan Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kabupaten Pati, Jum’at siang (08/09). Sejumlah banner bertulisan kecaman terhadap etnis Rohingnya di Myanmar dibentangkkan. Peserta yang menggunakan atribut Gempa tersebut berjumlah 80-100 orang.

Demo ini adalah aksi solidaritas terhadap muslim di Rohingnya Myanmar. Mereka menilai, tragedi yang menimpa muslim Rohingya bukanlah masalah kemanusiaa semata, melainkan lebih pada tragedi keagamaan. Banyak umat islam yang dibantai dan dibinasakan oleh orang-orang yang tidak bertanggug jawab.

Dengan menyerukan takbir, mereka juga siap untuk datang ke Myanmar untuk mengorbankan darah dan nyawanya demi membantu saudara muslim. Menurutnya, semua umat islam adalah saudara, satu terluka yang lain harus membantunya. Bahkan kalaupun nyawa yang akan menjadi taruhannya.

Dalam orasi salah satu peserta unjuk rasa mereka mengungkapkan bahwa sebagai minoritas, muslimin Rohingnya mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari mayoritas di Myanmar. Padahal, mereka semua adalah korban dari orang-orang kafir yang ingin membinasakan umat islam,” ujar salah satu orator.

“Nyawa harus dibalas dengan nyawa. Kita jangan hanya bersembunyi dibalik ketiak demokrasi dan toleransi. Apa yang dilakukan oleh orang-orang kafir itu adalah sebuah kebiadaban, sebuah kedzaliman yang harus di lawan,” ucapnya lantang.

Sejumlah aparat keamanan dari Polres Pati, Kodim0718/Pati, dan Satpol PP menjaga unjuk rasa ini agar tetap sesuai koridor yang berlaku.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan Sik menghimbau kepada para demonstran agar selalu tenang dan damai demi menjaga keamanan bersama. Siapa saja boleh menyarakan aspirasinya, akan tetapi jangan sampai dialakukan dengan cara-cara yang anarkis.

“Kami menghormati apa yang dilakukan oleh para demonstran. Akan tetapi, apabila ada yang bertindak anarkis, kami juga akan menindak tegas mereka,” AKBP Maulana Hamdan.

Selain berorasi, dan menggelorakan takbir, mereka juga membakar poster/ banner Biksu Ashin Wirathu sebagai ekspesi kecaman keras pengunjuk rasa.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Rohingnya

Penulis: 
author
www.wartaphoto.net "foto dan peristiwa"
No related post!

Tinggalkan pesan