X

Pasar Imlek Bumi Mina Tani 2018 Resmi Di Buka. Ada 7 Acara Seru Selama 7 Hari

PATI. Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin serta Forkompimda Pati resmi membuka festival pasar imlek di Klenteng Hok Tik Bio komplek Pecinan Pati pada Jumat (10/02/2018).

Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut , Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan, Sekda Pati Haryono, Waka Polres Pati Kompol Nyamin, Anggota DPR RI Imam Suroso, Anggota DPRD Pati Soetarto Oentarso, Anggota DPRD Nining Wahyuningati , Kyai Happy Wong serta Gusdurian Pati.

Prosesi pembukaan perayaan imlek 2018 dibuka dengan prosesi pemotongan pita berwarna merah ini menandai bahwa festival pasar Imlek 2569 resmi dibuka.

Acara kegiatan tahun baru lmlek sendiri diawali dengan kegiatan kerja bakti di lingkungan klenteng Hok Tik Bio. Menurut jadwal, festival ini akan dilaksanakan beberapa kegiatan baik yang berkaitan dengan pasar imlek maupun kegiatan lintas agama. Diantaranya:

  • 10/02/2018 ,lomba menggambar
  • 11/02/2018, donor darah dan pengobatan gratis di GOR gotong royong Pati
  • 12/02/2018, Dilanjutkan dengan ramah tamah dengan anak yatim antar umat beragama) ,
  • 13/02/2018, operasi katarak gratis kerja sama Kick Andy Foundation, TNI, Polri, Gusdurian Pati,
  • 14/02/2018, ramah tamah dengan santri,
  • 15 /02/2018, lomba rebana dan resepsi
  • 16/02/2018, pada puncaknya kirab budaya keliling kota Pati

“Nanti akan diadakan lomba menggambar tempat ibadah sesuai dengan agamanya masing masing, jadi di antara situlah kita melatih anak bangsa untuk menjadi saling toleransi. Lomba rebana juga ada yang di ikuti 30 peserta kerja sama dengan Ansor Pati, Resepsi, dan antar umat beragama. Terakhir nanti tanggal 13/02/2018 ada operasi katarak gratis kerja sama Kick Andy Foundation. Pada puncak acara adalah pawai budaya, di situlah bahwa Indonesia berbeda beda tapi tetap satu NKRI,”ungkap Edi Siswanto

“Festival ini diharapkan mampu menciptakan pembauran antara masyarakat etnis tionghoa dengan masyarakat lokal setempat, sehingga tercipta suatu kehidupan yang harmonis dalam kebersamaan. Pasar Imlek ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk menumbuhkan persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kerukunan warga Pati. Sehingga antara etnis Thionghoa dan warga masyarakat setempat bisa saling hidup berdampingan rukun dan damai,” terang Haryanto, Bupati Pati.

Tak hanya itu, Bupati Haryanto juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan pasar imlek 2018 ini hingga terlaksana dengan aman damai dan lancar.

Berbagai stand kuliner, fashion, kerajianan, layanan masyarakat bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Sejak dibuka tanggal 10/02/18 hingga 7 hari berturut-turut sebanyak 60 pedagang resmi, dan 200 lapak berkumpul menjadi satu. Mereka berasal dari Jakarta, Jogyakarta, Surabaya dan sekitar Jawa Tengah

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments