X

Peringatan Cap Go Meh di Tjoe Tik Bio Juwana, Edy Siswanto Terangkan Folosofi Cap Go Meh, Barong sai dan Leong.

JUWANA. Baronsai, dancer, musik tradisional meriahkan acara cap go meh di Klenteng Tjoe Tik Bio Juwana, Kamis, (01/03/18). Cap Go Meh yang tiap tahunnya di peringati beberapa klenteng di Indonesia termasuk di klenteng yang ada di Pati, tepatnya di klenteng Tjoe Tik Bio Juwana.

Acara ini dimeriahkan dengan pertunjukan seni Baronsai, Dancer dari semarang dan musik tradisional dari Temanggung yang yang membawakan lagu pop keroncong dangdut. Penampilan mereka begitu memukau para warga masyarakat dan tamu undangan yang melihatnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil bupati Pati Saiful arifin, Dandim 0718 /Pati Letkol inf Arif Darmawan, Danramil Juwana Yahudi, Wakapolsek Juwana IPTU sudari, Soetarto Oentarso anggota DPRD Pati, Kyai Happy Wong, Gusdurian Pati.

Edy siswanto ketua klenteng Pati dalam acara cap go meh dalam sambutanya mengatakan pentingnya menjaga persatuan antar suku, agama.

“Klenteng adalah milik semua, milik rakyat Kabupaten Pati. Kita cuma pengurus, jadi saya mengajak bapak, ibu dan semuanya marilah selalu kita berkomunikasi apapun sukunya, apapun agamanya tetap bersatu adalah indonesia, juga tunjukkanlah kebaikanmu, orang lain tidak akan tanya apa agamamu,” jelasnya.

Selain menekankan persatuan edy siswanto juga menceritakan filosofi cap go meh 2569.

1 maret 2018 , malam 15 bln satu 2569 penanggalan kalender cina , 15 hari setelah Imlek , maka disebut Cap Go Meh

“Cap Go Meh adalah Cap Go adalah 15, Meh adalah malem jadi cap go meh adalah 15 malem tanggalan imlek dan juga bercerita silsilah baronsai dan leong. Baronsai dan leong itu itu adalah olahraga. Ada yang mengatakan leong itu setan, itu tidak benar,” tambahnya

Sementara itu, Wakil bupati Pati Saiful Arifin yang mewakili Bupati Pati Haryanto yang berhalangan hadir di karenakan ada acara yang tidak bisa di tinggalkan dalam sambutanya menegaskan pentingnya jalin kebersamaan.

“Cap Go Meh adalah bagian dari perayaan imlek di seluruh dunia bukan hanya di Pati, ini adalah hari yang berbahagia sekali buat yang merayakannya, mari kita jalin persaudaraan, mari kita jalin keberagaman karena Pati ini milik kita semua bersama,” kata Wabup Pati.

“Pati ini bagian dari Indonesia, kita tidak hancur, kita tidak bisa diinvasi dari luar tetapi yang bisa menghancurkan kita dari bangsa sendiri, ini adalah sangat penting sekali bagi kita, sekali lagi mari kita jalin kebersamaan yang ada di Kabupaten Pati sangat baik, tetap kita lanjutkan apa yang sudah di laksanakan, mari kita sama-sama hormati, hargai karena keberagaman adalah bagian dari yang kita pertahankan untuk Indonesia yang kita cintai,” pungkasnya.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments