X

Polsek Margoyoso Berhasil Ungkap Terduga Pelaku Pembuang Bayi di Tempat Sampah

MARGOYOSO. Masyarakat Desa Kajen Kec. Margoyoso Kab. Pati sempat dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di tempat sampah milik Solikun. Warga setempat. Penemuan sekitar pukul 14.20 pada kamis 28 Maret 2018 tersebut sontak menggegerkan warga, tak terkecuali di dunia maya.

Penemuan bayi naas ini bermula ketika Nur Khasanah (42th) warga Ds. Kajen Rt.002 Rw.001 Kec. Margoyoso Kab. Pati., melihat ada orok bayi dalam keadaan dibungkus plastik warna putih. Kejadian tersebut kemudian diberitahukan kepada saksi saksi lainnya yakni Tri Susanti (41th) dan Suhartono (41th). Mereka langsung berbagi tugas untuk menghubungi Kades Kajen dan melapor ke Polsek Margoyoso.

Hasil otopsi tenaga medis Puskesmas I Margoyoso dr. Guntur Wijanarko, bahwa bayi tersebut diperkirakan lahir prematur (sekitar 8 bulan) dan diperkirakan meninggal sekitar pukul 06.00WIB. Bayi laki laki tersebut memiliki berat 2,1 kg dengan panjang 35cm.

Tak lebih dari 24 jam setelah mayat ditemukan, tim dari Polsek Margoyoso berhasil mengamankan APR, warga Growong Lor Juwana. Wanita muda kelahiran tahun 1999 ini masih tercatat sebagai salah satu siswi kelas XII di salah satu sekolah menengah kejuruan di Kajen.

Polisi membawa terduga pelaku ke RS.Mitra Bangsa Pati untuk diperiksa. Hasil pemerikasaan oleh dr. Cahyono, Sp.Og. bawah diduga pelaku positif habis melahirkan, ada luka robek di vagina, masih ada lokea dan gumpalan darah dlm rahim. Selanjutnya dirujuk ke RSUD Soewondo Pati utk rawat inap.

Terduga pelaku diancam hukuman sebagaimana tertuang dalam pasal 306 ayat (2) K.U.H.Pidana Sub Pasal 341 K.U.H.Pidana.

Dalam pasal tersebut tertulis bahwa “Barang siapa menaruhkan anak yg dibawah umur 7 th disuatu tempat supaya dipungut oleh orang lain, atau dengan maksud akan terbebas dari pada pemeliharaan anak itu, meninggalkannya menyebabkan kematian dan atau seorang ibu yang dengan sengaja menghilangkan jiwa anaknya pada ketika dilahirkan atau tidak berapa lama sesudah dilahirkan, karena takut ketahuan bahwa ia sudah melahirkan anak

Redaktur: Arton

Editor: Revan Zaen

Facebook Comments