Home Posts tagged Juwana
Berita Pati

Polsek Juwana Sita Puluhan Botol Miras Dalam Operasi Giat Kepolisian Yang Ditingkatkan

Juwana – Polsek Juwana Resor Pati kembali gencarkan operasi minuman keras, dalam Giat Operasi Kepolisian Yang Ditingkatkan kali ini, hasilnya polisi berhasil menyita puluhan botol minuman keras dari berbagai jenis pada Kamis siang ( 15/02/2018).

Giat Kepolisian Yang Ditingkatkan dengan sasaran minuman keras dipimpin langsung oleh Kanit Sabhara Polsek Juwana Ipda Riyanto dan diikuti oleh 10 personil gabungan piket fungsi Polsek Juwana.

Selain merazia toko-toko yang dicurigai menjual dan menyimpan minuman keras, giat kali ini juga menyasar sejumlah warung kopi yang ditengarai menjual minuman keras.

Di warung kopi dan rumah milik Widodo (47) desa Kudukeras RT 01 RW 03 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati, polisi berhasil menyita sebanyak 86 botol miras berbagai jenis.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, S.I.K melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro, S.I.K memaparkan bahwa selain untuk menekan peredaran minuman keras di wilayah Juwana, giat ini dimaksud untuk menekan sumber kriminalitas yang disebabkan oleh minuman keras.

“Pada Kamis siang tepat pukul 12:30 WIB hingga pukul 13:30 WIB Polsek Juwana melaksanakan giat kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran minuman keras. Hasilnya,dari warung kopi milik saudara Widodo warga desa Kudukeras Juwana diamankan sedikitnya 86 botol miras dari berbagai jenis,” jelas AKP Didi.

Hasil sitaan tersebut antara lain miras cap tiga orang ( Congyang Kecil ) : 22 Botol, Miras Anggur Merah : 13 Botol, Miras Beras Kencur : 1 botol, Miras Anggur Kolesom : 7 botol, Miras Mension House Wisky Kecil : 15 botol, Miras Mension House Vodka Kecil : 22 botol.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Juwana,menurut pengakuan Widodo, miras tersebut dibeli dari toko Riantika milik dari Cik Sok yang beralamat di Jln. Pati – Kayen dukuh Ngeluk desa Panjunan kecamatan Pati Kabupaten Pati.

“Saat ini penjual maupun barang bukti yang telah disita diamankan di Polsek Juwana untuk dilakukan penyidikan dan proses Tipiring.

Adapun konsumen atau pembeli miras tersebut sebagian besar adalah pekerja Kapal.” jelas Ipda Riyanto Kanit Sabhara Polsek Juwana.

Reporter: Arton
Editor: A. Muhammad

 

Komunitas Pati

Pemuda Langgen Adakan Aksi Donor Darah dan Music Charity di Balai Desa Langgenharjo

JUWANA – Bertempat di Balai Desa Langgenharjo kecamatan Juwana, pemuda pemudi Dukuh Langgen adakan aksi donor darah, Minggu (18/02/2018). Kegiatan sosial ini  bekerja sama dengan PMI cabang Pati, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan Desa Langgenharjo dan beberapa organisasi yang ada di Juwana.

Menurut  Ismu Muslim, selaku koordinator donor darah dan sekaligus sebagai sekretaris karang taruna Desa Langgenharjo menuturkan bahwa kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini atas inisiasi pemuda dukuh Langgen dan dukungan tokoh masyarakat Langgenharjo sebagai wujud rasa peduli pada sesama.

“Kami mengadakan donor darah ini adalah atas inisiatif pemuda dukuh Langgen. Selain itu kami menyediakan area musik, pecinta seni, pecinta senam, pecinta komunitas kesehatan, pecinta sepeda gunung dan juga kami menyediakan dapur umum untuk pendonor darah. Kemudian peserta bisa menikmati sajian kami, ada lontong sate, rujak, mendoan, bubur kacang ijo dan lain lainnya, ” tuturnya.

Lebih lanjut Ismu menambahkan bahwa aksi donor darah kali ini didominasi usia remaja, tercatat ada 72 peserta dan kebanyakan adalah remaja. Menurutnya karena kegiatan ini dikemas sangat apik sehingga dapat menarik minat kalangan pemuda pemudi untuk mendonorkan darahnya.

“Alhamdulillah antusias sekali. Sesuai tema kita hari ini, pemuda peduli kesehatan masyarakat dan kreatif dalam berkarya tanpa narkoba. Dengan begitu harapan kami pencapaian kemandirian kesehatan di lingkungan Desa Langgenharjo dan masyarakat Juwana umumnya dapat menimbulkan kesadaran dari pemuda dan masyarakat atas pentingnya kesehatan dan jauhi narkoba,” imbuhnya.

Suwaji, Kepala desa Langgenharjo saat ditemui reporter wartaphoto.net mengatakan jika dirinya secara pribadi ataupun mewakili pemerintah desa Langgenharjo sangat mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah positif para pemuda dalam mengadakan kegiatan ini.

Ia berharap kedepanya pemuda Langgenharjo semakin serta masyarakat bahu membahu terus mengadakan kegiatas sosial yang berguna bagi masyarakat luas.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut, ini dikarenakan baru pertama kali diadakan para pemuda dukuh Langgen yang punya niat mulia ini.  Marilah kita galakkan, kita dorong serta kita dukung karena ini adalah kegiatan yang positif. Janganlah menjadi pemuda yang hura hura, tiap tahun anggaran untuk pemuda nantinya bisa di guna kegiatan yang bermanfaat,” Pungkas Suwaji kepala desa Langgenharjo.

 

Berita Pati

Sedikitnya Enam Desa di Juwana Banjir. FRPB Pati Sebut 3 Penyebab Utamanya

JUWANA – Curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ini membuat beberapa kecamatan di Kabupaten Pati tergenang banjir. Pantauan reporter wartaphoto.net menuju ke salah satunya lokasi banjir di kecamatan Juwana, Selasa (06/02/2018), tercatat ada ada enam desa terendam. Desa Doropayung, Kedungpancing, Bumirejo, Kudukeras, desa Tluwah, dan Jepuro.

Desa Doropayung merupakan desa dengan jumlah rumah terendam banjir paling banyak. Tercatat ada 96 rumah dengan ketinggian air di dalam rumah sekitar 10 sampai 15 cm. Di Desa Kudukeras tercatat 92 rumah terendam, Desa Kedungpancing ada sekitar 8 rumah yang terendam banjir juga dengan ketinggian air yang relatif sama.

Sementara itu, Di Desa Bumirejo banjir terjadi di RT 01, 04 ,05 ,dan sebagian RT 02.Ketinggian air sekitar 30 sampai 40 cm. Sedangkan di di Tluwah dan Jepuro relatif aman.

“Banjir ini adalah dampak dari pembuangan atau kiriman air dari wilayah selatan yaitu Grobogan, sedangkan dari Barat meliputi pegunungan Muria Kudus, wilayah Utara dari Pegunungan Gembong dan Pegunungan Rowo. Jadi ada 24 anak sungai yang kesemuanya airnya mengalir di sungai Silugonggo Juwana,  dikarenakan curah hujan yang tinggi, ” ungkap Sholeh relawan FRPB Pati (Forum Relawan Penanggulangan Bencana) Pati.

Selain itu, tambah Sholeh, banjir ini juga diakibatkan curah hujan tinggi, banjir kali ini diakibatkan parkir kapal di sungai, kapal yang karam dan sampah sehingga menghambat lajunya air mengalir, sehingga yang terdampak adalah warga sekitar Sungai Silugonggo.

“Banjir itu mulai pada Senin sore ( 05/02/2018) sekitar setengah 8 malam mas, karena hujan masih deras ya airnya dengan cepat naik. Jam 10 malam sudah kebanjiran rumah saya, masuk sampai rumah. Semoga cepet surut dan nggak Hujan lagi mas,” kata Selamet, warga Desa Doropayung.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

Kriminalitas Pati

Pelaku Penjambretan Motor di Jembatan Kembar Langgenharjo Dibekuk

JUWANA – Tim Unit Reskrim Polsek Juwana yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Suwarno,SH., Minggu petang ( 04/02/2018 ) berhasil membekuk seorang tersangka Curas (Pencurian dengan Kekerasan/ jambret) dengan tersangka AS alias SBK (20th). Tersangka yang merupakan warga Kecamatan Tayu Kabupaten Pati disinyalir melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada 19 Januari 2018 lalu.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban Sri Atun (40th), warga Desa Langgenharjo RT.04 Rw.03 Kecamatan Juwana kabupaten Pati. Dirinya melapor bahwa pada 19 Januari 2018 bulan lalu mengalami tindak curas di jalan Tayu-Juwana tepatnya sebelah timur jembatan kembar masuk desa Langgenharjo Kecamatan Juwana kabupaten Pati.

Setelah mempelajari dan melakukan penyelidikan selama satu pekan, akhirnya tersangka AS alias SBK ditangkap dirumahnya di desa Pakis RT 01/06 kecamatan Tayu Kabupaten Pati Jawa Tengah dengan barang bukti satu unit sepeda motor yamaha xeon warna merah.

“Berdasarkan kejadian tersebut kemudian unit reskrim yang dipimpin oleh Iptu Suwarno,SH melakukan penyelidikan hingga akhirnya pada hari Minggu 04 Pebruari 2018 pukul 5 sore, tersangka AS alias SBK diamankan dirumahnya desa Pakis kecamatan Tayu tanpa perlawanan dengan barang bukti satu unit sepeda motor yamaha xeon warna merah marun,” terang Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan,S.I.K melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro,S.I.K.

Setelah dilakukan intrograsi, tersangka AS mengakui bahwa sepeda motor tersebut dari pelaku inisial SN warga Gunungwungkal kabupeten Pati yang kini statusnya menjadi DPO.

“Tersangka AS alias SBK mengakui bahwa sepeda motor itu ia dapat dari SN warga Gunungwungkal, kemudian tim kami bergerak kesana dan melakukan penggerebekan, namun pelaku SN tidak ditemukan dirumahnya karena sedang melaut,” lanjut AKP Didi

Kemudian tersangka AS alias SBK kami bawa ke mapolsek Juwana untuk pemeriksaan lebih lanjut ” jelas Kanit Reskrim Juwana Iptu Suwarno,SH.

 

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

Berita Olahraga Pati

Resmikan Lapangan Tenis Indoor Bersertifikat KONI di Growong Lor, Bupati Pati : Ini Lapangan Paling Sempurna

JUWANA – Setelah melalui proses renovasi selama dua bulan, lapangan tenis indoor berstandar KONI di desa Growong Lor kecamatan Juwana kabupaten Pati Jawa Tengah pada Sabtu siang (03/02/2018) akhirnya Bupati Pati Haryanto resmikan

Acara peresmian ini juga dihadiri Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Muspika Juwana, serta Anggota DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto dan tamu dari UNDIP Semarang. Tak hanya meresmikan, dilakukan pula uji coba penggunaan perdana lapangan tenis yang dibangun dengan sumber dana pembangunan dari pemerintah daerah. Biaya pembangunannya menelan biaya 1,17 M di atas tanah bondo deso di yang telah disetujui oleh BPD Desa Growong Lor.

Pada kesempatan ini Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa dirinya sangat merasa senang bisa mewujudkan keinginan setiap warganya dalam dalam bidang pembangunan.

“Dalam hal pembangunan saya menyakini harus bisa terwujud, karena dulu angan-angan warga Juwana adalah untuk bisa mempunyai lapangan indoor. Allhamdulillah ini sudah kita wujudkan, dan ini di peruntukan untuk semua, dalam artian umum yang ada di Kabupaten Pati. Baik itu dari desa mana, kecamatan mana, silahkan saja ikut bermain yang penting ada komunikasi yang baik,” kata Bupati Pati.

Lebih lanjut, Haryanto menekankan agar nantinya lapangan yang sudah dibangun pemerintah daerah ini bisa dijaga dan dirawat dengan baik sehingga bisa memacu prestasi dan bisa mencetak atlet-atlet tenis lapangan.

“Karena ini aset tanahnya milik pemerintah desa namun pengelolaannya dari pemda. Jadi kami mohon kerja samanya, mudah-mudahan dengan fasilitas lapangan yang kita bangun menambah semangat olahraga khususnya tenis dan utamanya kita mencetak atlet atlet tenis lapangan, karena dulu animo masyarakat tenis yang banyak sekali adalah dari Juwana. Mudah-mudahan dengan kita bangunkan lapangan tennis indoor kita menambah semangat. Lapangan tenis yang paling sempurna adalah disini karena dekat masjid, sanggar dan gereja, ” pungkas Haryanto

Kepala Desa Growong Lor, Gunarto berharap agar nantinya bisa menampung potensi pemuda-pemudi Desa Growong Lor khususnya Juwana atau bahkan diluar Juwana yang ada di Kabupaten Pati sehingga memunculkan atlet-atlet tenis yang potensial serta bisa membawa nama Pati di event yang lebih tinggi.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

Pati

CBR 150cc Seruduk Sepeda Angin di Dukutalit, Korban diLarikan ke Puskesmas Juwana

Juwana – Kurangnya berhati-hati saat melaju dijalan raya, pengendara sepeda motor Honda CBR Selasa malam ( 30/01/2018 ) pada pukul 23:00 WIB menabrak pengendara sepeda angin dari belakang saat melaju beriringan dari arah yang sama di jalan Juwana – Wedarijaksa turut Desa Dukutalit kecamatan Juwana kabupaten Pati.

Akibatnya pengendara motor honda CBR K 6526 PG yang diketahui bernama Rudi Harmanto (40th), warga Desa Raci RT 06 RW 05 Kecamatan Batangan kabupaten Pati mengalami luka-luka dibagian dahi serta robek dibagian pelipis. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Juwana untuk menjalani perawatan.

Sedangkan pengendara sepeda angin Hadi Utomo (66) warga Desa Bakaran Wetan RT 02/02 Juwana mengalami cedera kepala ringan dengan luka robek dibagian belakang kepala yang kemudian dibawa ke RS Budi Agung Juwana Pati.

Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro,S.I.K melalui Wakapolsek Juwana Iptu Sudari menjelaskan kronologi tentang terjadinya kecelakaan di Desa Dukutalit jalan Juwana Wedarijaksa diduga pengendara motor kurang berhati-hati yang mengakibatkan hilangnya konsentrasi saat berkendara.

Ketika mendapat informasi, anggota langsung bergegas mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi serta menyelamatkan kedua korban kecelakaan tersebut,baik pengendara motor ataupun sepeda angin.

“Kondisi keduanya luka-luka dan masih dalam keadaan sadar.Diduga pengendara motor kurang berhati-hati karena keduanya dalam keadaan beriringan dari arah yang sama,” jelas Iptu Sudari Wakapolsek Juwana.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

 

Kriminalitas Pati

Kronologi Pengungkapan Kasus Penyergapan Pengedar Narkoba. Warga Juwana Diminta Tetap Waspada

JUWANA – Polsek Juwana Senin (30/01/18) menggelar press release terkait keberhasilan dalam mengungkap kasus narkoba yang dipimpin Kapolsek Juwana yang diwakili oleh Wakapolsek Juwana Iptu Sudari. Turut serta mendampingi, Kanit Reskrim Iptu Suwarno
serta anggota unit reskrim Brigadir Endro Sugiarto dan Kasi Humas Polsek Juwana Aiptu Hariyanto di Mapolsek Juwana.

Dalam keteranganya, Wakapolsek Juwana Iptu Sudari berterima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam memberikan informasi-informasi penting yang berkaitan dengan pemberantasan peredaran narkoba khususnya di wilayah Juwana Kabupaten Pati. Selain itu Iptu Sundari juga mengapresiasi kerja sama tim yang baik dari anggota Polsek Juwana dalam menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat hingga mengungkapnya.

“Itu memang benar anggota polsek Juwana telah berhasil menangkap pengedar pil koplo jenis ” Y” yang awal mulanya kita mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar dua minggu sebelum penangkapanya, Dari sana kami simpulkan  bahwa di wilayah Juwana ada peredaran pil koplo. Pada saat itu kita juga belum tahu jenisnya apa, kemudian kita adakan penyelidikan selama dua minggu yang dipimpin oleh pak Kanit reskrim Iptu Suwarno kemudian anggota lakukan penyelidikan diwilayah Juwana” terang Iptu Sudari.

Akhirnya, lanjut Wakapolsek Juwana, tim unit reskrim polsek Juwana mendapati pria dengan gelagat mencurigakan tepat didepan warung kopi turut Desa Tluwah, yang ternyata sedang melakukan transaksi pil koplo yang kemudian kita sergap.

“Kita adakan penangkapan target inisial ERS ( 24 ) yang diketahui adalah warga Mayong Jepara saat bertransaksi dan kita temukan barang bukti yang masih digenggaman tangannya ada 20 paket pil koplo, dengan rincian perpaket berisi 10 butir serta uang tunai hasil transaksi sebesar 300 ribu rupiah. Tiap paket yaitu 10 butir dia jual 30 ribu rupiah, namun dalam waktu transaksi tersebut konsumen berhasil meloloskan diri” tambahnya.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan,S.I.K melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro,S.I.K menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Juwana, agar selalu memperhatikan serta mengawasi putra putrinya agar tidak terjerumus kepada pergaulan negatif dan mengkonsumsi barang haram itu.

“Kepada seluruh masyarakat Pati agar menjauhi narkoba, seperti pil koplo jenis “Y” yang mengandung obat keras dengan senyawa Trihexyphenidyl jadi ini lebih berbahaya dengan tingkat yang membahayakan. Jadi mohon untuk para orang tua agar selalu waspada dan memperhatikan putra-putrinya” jelasnya.

Setelah dilakukan penyidikan secara intensif, kepada polisi tersangka ERS mengaku mendapatkan barang haram ini dari HR warga Kudus. Selanjutnya Polsek Juwana akan melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait pengakuan tersangka.

“Tersangka ERS ini kita terapkan dalam pasal 197 UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda 1,5 Milliar rupiah.

Untuk saat ini kita masih lakukan pengembangan kepada pemasok dari tersangka ERS sesuai keteranganya dan nanti kita akan koordinasi unit dilapangan dari jajaran polres Kudus untuk kaitanya pengungkapan barang bukti ini ” jelas Iptu Suwarno Kanit Reskrim Polsek Juwana.

Reporter: Arton
Editor: A. Muhammad

Berita Pati

Sejumlah PR Menanti Untuk Diselesaikan dalam Program Memperindah Kota Juwana, utamanya Kawasan Alun Alun

JUWANA. Program penataan kota Juwana agar indah, tertata dan bersih mengisyaratkan untuk penyelesaian sejumlah permasalahan klasik Kota Bandeng ini. Salah satunya penataan PKL dan Alun Alun Juwana.

Sebelumnya, Selasa (23/01/2018) telah terjadi kesepakatan bersama antara Muspika dan PKL Alun Alun Juwana terkait jam buka yang semula mulai pukul 15.00 WIB kini menjadi pukul 17.00 mulai Jumat pekan ini.

PKL akan mendapatkan tenda tenda yang seragam sehingga lebih tertata dan rapi. Tenda berukuran 3×4 tersebut akan diberikan kepada PKL setelah didata. Namun ada beberapa keluhan yang masih harus diselesaikan.

Yanto misalnya, pedagang bakso asal Kauman yang meminta supaya ranting ranting pohon di pangkas dan dirapikan.

“Alun alun Juwana mbok di kasih lampu penerangan. Soalnya banyak yang kencing di sekitar tugu yang akibatnya baunya nggak enak,” keluh Yanto.

Ukuran tenda 3×4 untuk PKL alun alun Juwana

Deni, Salah satu warga Juwana yang kerap kali datang ke alun alun juga mengeluhkan kebersihannya.

Ben apik ngono lho mas. Soale sebagian warga do komplain soal kebersihan. Istilahe iku PKL e tulung ojo do ndablek. Iki ben kuthone dewe asri ngono lho,” usul Deni.

(Biar bagus gitu lho mas. Soalnya sebagian warga komplain tentang kebersihan. Istilahnya, PKL nya tolong jangan acuh. Biar kota kita ini asri –red)

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kab Pati, Hadi Santoso mengatakan bahwa akan menindak apabila kedapatan ada yang  tidak mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama antara pembina PKL dlm hal ini pihak kecamatan dengan para PKL.

“Aturannya jelas. Bahkan sudah  diatur dalam perda maupun perundang undangan. Jadi tolong kesadarannya. Wong ini untuk kita sendiri manfaatnya,” pungkasnya.

Berita

PKL Alun Alun Juwana Sepakati Sejumlah Aturan Baru “Bukak Dasar”  Bersama Muspika.

JUWANA.  Selasa (23/01/2018) bertempat di Kecamatan Juwana telah diadakan sosialisasi keamanan, ketertiban dan keindahan alun alun juwana. Dalam pertemuan tersebut disepakati bersama para PKL yang berjulan di alun alun juwana, bahwa semua mendukung program penataan kota Juwana termasuk alun alun.

Muspika Juwana sosialisasikan aturan baru yang disepakati bersama PKL alun alun Juwana

Hadir dalam acara tersebut sekitar 120 PKL. Salah satu poin kesepakatan adalah jam “bukak dasar” atau mulai membuka lapaknya mulai pukul 17.00 sampai 03.00 dini hari. Sebelumnya mereka sudah mulai bisa membuka lapaknya mulai pukul 15.00 WIB. Aturan ini akan berlaku mulai Jum’at, 26 Januari 2017.

Salah satu rencana ke depan, sebagaimana disampaikan Camat Juwana Teguh Widiyatmoko  adalah membuatkan tenda untuk para PKL dengan ukuran 4 × 3 semua kecuali yang berjulan nasi yang akan diukur ulang berapa ukuran tepatnya.

“ini sudah jadi kesepakatan para PKL jadi nggak bisa di tawar lagi. Kemudian nanti akan diadakan penataan dan pendataan lagi terhadap semua PKL agar program penataan kota Juwana termasuk terwujud. Tidak perlu dioyak oyak lagi,” kata Camat Juwana.

Sekretaris Satpol PP Kab Pati, Hadi Santoso yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut menegaskan,  bahwa ada beberapa pengaduan warga Juwana yang kurang nyaman ketika melewati alun alun juwana.

PKL Alun alun mulai membuka lapaknya sejak pukul 3 sore. Untuk aturan baru baru bisa mulai membuka lapaknya pukul 5 sore

“Termasuk masyarakat yang mau beriibadah di masjid terganggu soal keberadaan PKL utamanya tentang kebersihan dan kebisingan. Oleh karenya kali ini kita sosialisasikan, kita  kita tata PKL sehingga bisa menjadikan wajah alun alun juwana lebih indah lagi,” ungkap Hadi.

Penataan dan pendataan ini juga akan meliputo tanda daftar usaha  supaya jangan sampai pedagang yang lama dirugikan pedagang yang baru  Begitu pula penetapan jam buka mulai pukul 17.00 sampai 03.00 supaya sama dengan PKL alun alun Pati.

“Khusus Hari Minggu pagi, PKL di alun alun juwana kami arahkan di sebelah utara alun alun sehingga tidak mengganggu masyarakat yang mau berolah raga,”  imbuhnya

Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro memberikan respon positif dan mendukung program penataan kota Juwana ini.

“Pada intinya kita mendukung penataan PKL. Dan kami berpesan dan menghimbau agar para PKL tidak ada yang melanggar aturan terutama larangan memperdagangkan minuman keras. Baik  yang bermerk maupun yang oplosan. Perhatikan pula masalah etika tingkah laku serta berpakaian,” tambah AKP Didi.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

 

Olahraga Pati

Silugonggo Dragbike 2018 Sukses Digelar. 360 Starter Dari Jateng Jatim dan DIY Turut Ambil Bagian

JUWANA. Meskipun baru pertama kali diadakan di Juwana,  Silugonggo Drag Bike 2018 Juwana sukses di gelar pada Minggu (21/01/2018). Lokasi lintasan  di jalan Silugonggo turut depan Mapolsek Juwana sepanjang 201 meter.

Acara yang digagas oleh Gadhuro Sport Club sukses menyedot ribuan penonton yang antusias untuk menyaksikan drag bike yang di gelar di Juwana ini.

Tercatat sebanyak 360 starter turut meramaikan gelaran acara ini yang datang dari berbagai daerah antara lain Jateng, Jatim, DIY dan tuan rumah sendiri yaitu Juwana dan Pati ikut kejuaraan drag bike tingkat regional ini.

Bambang Gadhu sebagai ketua penyelenggara mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh element yang sudah turut serta untuk mensukseskan acara ini.

“Alhamdulillah acara di Juwana ini sukses di gelar, saya berterima kasih kepada semua instansi yang membantu acara ini dengan sukses diadakanya di Juwana yang baru pertama kali ini semoga nanti kedepannya pemkab Pati bisa melebarkan jalan yang ada di jalan Silugonggo ditambah satu meter sebelah kanan dan kiri dikarenakan masyarakat Juwana begitu antusias dan nantinya kedepan Juwana bisa menggelar event lagi,” Jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sutarto Oentarso (Koko). Ia berharap agar kabupaten Pati memiliki lintasan sirkuit drag race maupun road race mengingat Pati memiliki pembalap-pembalap yang perlu diberikan fasilitas untuk mengukir prestasi.

“Silugonggo Drag Bike kali ini antusias penonton sangat luar biasa. Saya berharap untuk Kabupaten Pati membuat sirkuit drag bike maupun road race yang permanen agar bisa digunakan sebagai event tahunan. Sementara untuk sirkuit di Silugonggo ini kurang mumpuni lebar dan panjang masih kurang dan juga landas pacunya,” kata anggota DPRD Pati Fraksi PDI Perjuangan ini.

Ia menambahkan agar kedepannya event seperti ini mendapat perhatian yang lebih dari Bupati maupun Wakil Bupati, mengingat antusias pembalap yang luar biasa. Koko menyebut bahwa di Juwana sendiri sebagai tuan rumah, pembalap-pembalapnya sudah masuk tingkat nasional dengan mekanik yang mumpuni, sehingga nantinya lahir bibit-bibit pembalap lainya.

Sementara itu, Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro,S.I.K mengapresiasi kegiatan positif ini agar para remaja memiliki wadah positif untuk menyalurkan bakatnya.

“Dengan adanya Silugonggo Drag Bike ini diharapkan bakat-bakat balap tersalurkan sehingga tidak menggunakan jalan raya sebagai arena balap yang membahayakan orang lain dan potensi pembalap di Juwana dan pati umumnya bisa kelihatan,” ungkap AKP Didi.

“Kita bantu untuk pengamanan, dengan melibatkan 40 personil terdiri dari 30 personil polsek, 5 koramil, dan 5 linmas yang ditempatkan di pintu masuk, lokasi penonton, dan lokasi transit pembalap,” pungkasnya.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad