Tag: Kuliner Pati

Permalink ke Kapan Bukber? Paket Hemat Lezat The Martabak Juwana Hanya 15K
Pati

Kapan Bukber? Paket Hemat Lezat The Martabak Juwana Hanya 15K

Satu hal yang sering lama ditentukan saat teman teman sekolah, kantor, atau komunitas mengajak buka bersama (Bukber) adalah dimana tempatnya? Setelah terjawab akan muncul pertanyaan lanjutan yakni menunya apa, mahal apa tidak, muat tidak tempatnya, tempatnya asik tidak?

Nah, di The Martabak Juwana sepertinya paling pas untuk memenuhi tuntutan tersebut. Tempat makan dan Jalan Juwana Jakenan Km 3 RT 1 RW 3 Desa KarangRejo, Juwana, Pati ini sedang menyuguhkan promo Paket Berkat TMJ. Paket makan komplit ini terdiri dari Nasi, Ayam Bakar Kota, Lalapan, Sambal, plus Minum Es Teh Manis. Semuanya bisa didapat hanya dengan Rp. 15.000,-

salah satu sudut photobooth di the martabak

Serunya lagi, jika ingin menambah menu lain, di The Martabak Juwana juga komplit. Bisa pilih Bakso, Mie Ayam, Cap Jay, Kwetiau. Atau jika ingin ngemil sambil ngobrol bisa pilih menu Tempe Mendoan, French Fries, Risoles, Tahu Bakso, ceker Setan, Ketan Susu durian, dan tentu saja menu andalan Martabak. Semuanya dibandrol dengan harga terjangkau. Bahkan untuk kantong pelajar sekalipun.

The Martabak memiliki ruangan yang luas, pun jika ingin outdoor tersedia gazebo diluar ruangan. Parkir luas, ada Mushola, dan photobooth yang intagramable.

“Paket berkat TMJ ini, suguhan kami agar teman teman yang ingin bukber seru, hemat, lezat tanpa perlu khawatir kemahalan” Ujar Mbak Fia, Owner The Martabak Juwana

Selain cocok untuk buka bersama, The Martabak Juwana juga cocok untuk tempat reuni idul fitri bersama teman teman lama.

“Dalam waktu dekat ini kami juga akan melaunching TMJ Cake yang pasti pas buat oleh oleh dari The Martabak Juwana” Pungkasnya

Pemesanan tempat untuk buka bersama dilayani via 0856-4124-7857. Koleksi menu di Instagram:  the_martabak_juwana atau melalui facebook : The Martabak Juwana 

*rf/ads

Permalink ke Ini Dia Alasan Kenapa Bukber di The Martabak Juwana “Worth It” Banget
Kuliner

Ini Dia Alasan Kenapa Bukber di The Martabak Juwana “Worth It” Banget

Proses pembuatan martabak dengan topping oreo dan keju

JUWANA. Berlokasi ditempat yang mudah dijangkau yakni  Jalan Juwana Jakenan Km 3 RT 1 RW 3 Desa KarangRejo, Juwana, Pati membuat tempat makan sekaligus nongkrong ini menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk Anda kunjungi. The Martabak Juwana namanya.

Jika Anda melewati The Martabak Juwana, bisa jadi Anda ragu dengan lokasinya.  Dari depan, dekorasi masih minimalis dan nampak tak begitu luas. Tapi, tunggu dulu, silakan masuk terlebih dahulu, karena lokasinya ternyata luas dan instagramable. Sebelah kanan ada cucian mobil, dan kiri ada praktik dokter dan tepat ditengahnya, The Martabak Juwana.

Platting the martabak juwana yang menggugah selera

“Ya biar surprize lah buat pelanggan the Martabak Juwana. Coba saja mas tulis “the martabak juwana di facebook atau instagram. Disana sudah banyak sekali pelanggan kami yang memposting kunjungan mereka menikmati hidangan sekaligus berfoto booth di The Martabak Juwana. Biasanya kan pada nanya dimana nih lokasinya? kece banget ini”. kata Mbak Fia, Owner The Martabak Juwana.

Sesuai dengan namanya, menu utamanya adalah martabak. Eits, tapi bukan martabak yang seperti biasanya. Martabak dengan ukuran sedang bertabur aneka topping ini semakin menggemaskan dengan lelehan es krim diatasnya. Hidangan pembuka (appetizer) ala The Martabak Juwana ini hanyalah salah satu menu andalan yang cukup ditebus dengan 10ribu saja (untuk topping coklat) dan 12ribu saja (untuk topping keju). Tentu sudah termasuk es krim diatasnya.

Martabak mini coklat ice cream cukup dengan 10k

Martabak mini keju ice cream cukup dengan 12k

The Martabak Juwana sangat cocok untuk acara ulang tahun, reuni, hingga buka bersama. Terlebih disana disediakan tempat parkir yang luas, terdapat gazebo untuk bersantai,  Mushola hingga photo booth area yang akan mengabadikan kesan dan kunjungan Anda di The Martabak Juwana.

Mbak Fia atau dr. Nurul Ummi Rofiah, M.H. adalah sosok dibalik kreator, desainer interior sekaligus head chef di The Martabak Juwana. Dokter yang praktik di RSUD Rembang ini memang hobi masak dari kecil.

Mbak Fia, owner the martabak juwana bersama karyawatinya

“Kalau masak, memang kebetulan udah suka dari kecil. Tiap penasaran bikin menu tertentu langsung saja aku praktikkan meski dari trial and error sampai ketemu racikan yang pas lezatnya. Apalagi martabak. Kalau itu, dari kecil udah jadi makanan favorit jadi ya harus ngerti dan bisa bikinnya dong” imbuh Mbak Fia, yang saat ini sedang proses menyelesaikan studi s3 Hukum di UNTAG Semarang.

Kemunculan resto yang friendly dengan kantong pelajar hingga bisnisman ini baru satu tahun. Namun untuk variasi menu bisa dibilang cukup senior.

“Ya intinya mulai dari hidangan pembuka (appetizer), makanan utama (main course), hingga hidangan penutup (dessert) di The Martabak Juwana lengkap. Tinggal pilih.

Jika Anda penggila  Steak & Pasta menu Spaghetti Cheese With Bolognee atau Chicken Steak With BBQ Sauce bisa Anda nikmati mulai dari 15K.  Sedangkan camilan seperti ceker setan, Tansu Durian, atau Roti bakar es krim bisa anda santap mulai dari 10K. Masih banyak lagi menu lezat yang patut Anda dan teman teman coba.

Minuman aneka jus buah dan mix buah hingga milk shake juga tersedia di The Martabak Juwana.

Bukber Hemat 15K

Khusus ramadhan kali ini, di The Martabak Juwana menawarkan paket khusus yang bernama Paket Berkat TMJ. Berbuka hemat ala The Martabak Juwana hanya 15 ribu. Menunya Nasi, Ayam Goreng Kota, Lalapan+sambal plus es teh. Sangat terjangkau, bahkan kantor pelajar sekalipun.

Selain bisa menikmati hidangan, ada juga free takjil dan free wifi.

“Jadi enak, pelanggan bisa kumpul bukber, sambil nunggu bisa photobooth dulu. Pas adzan maghrib langsung free takjil. Setelah puas langsung upload foto seru-seruan sama teman-teman mumpung free wifi. Oya reservasi lewat 0856-4124-7857 ya biar kami siapkan tempat khusus Anda dan teman-teman.” pungkas Mbak Fia

Reporter: Arton, Zaenal

Editor: Revan Zaen

Permalink ke Bikin Ngiler, Salad Buah Segar Aneka Topping Kreasi Umah Uwoh mix Pamelo Bageng
Kuliner

Bikin Ngiler, Salad Buah Segar Aneka Topping Kreasi Umah Uwoh mix Pamelo Bageng

 

Kitcen Omah Uwoh Pati

PATI. Satu lagi rekomendasi kuliner asli Pati yang cocok untuk berakhir pekan atau mendinginkan teriknya siang hari. Umah Uwoh namanya (Rumah Buah-red). Kuliner spesialis buah buahan segar ini memiliki konsep unik, desain tempat yang minimal, namun teduh.

“Semuanya saya desain sendiri mas. Kebetulan suka otak atik desain. Toh kalau pakai jasa desain interior ya mahal lah” Kata Ima, Chef sekaligus owner Omah Uwoh.

Omah uwoh memilih segmen pasar anak muda dan dewasa khususnya pecinta buah dengan aneka olahan. Menu andalannya adalah salad buah aneka topping. Metode pemasaran yang menggunakan media sosial facebook dan instagram dengan nama Omah Uwoh ini banyak digandrungi remaja.

“Masih belum Instagramable lah mas menurut versi saya, masih belum puas. Nanti kami racik lagi biar lebih instagramable sekaligus edukasi tentang buah di omah uwoh” kata lajang manis kelahiran 1987 yang bernama lengkap  Zulaihatish Prima Andriana ini.

 Zulaihatish Prima Andriana (Ima) Owner Omah Uwoh

Pengunjung selain bisa menikmati berbagai menu, juga disediakan buku bacaan untuk sekaligus menambah pengetahuan. Rata-rata pengunjung datang ke Omah Uwoh karena penasaran. Sebut saja Bayu, Siswa SMA 1 PGRI Pati ini datang bersama rombongan teman sekelasnya yang penasaran dengan Omah Uwoh.

“Saya tau malah dari teman mas, udah kesini duluan. Jadi ya karena penasaran, langsung kita samperin aja pas siang-siang panas kayak gini” kata Bayu.

Senada dengan bayu, Eka dan Mei juga menyukai konsepnya.  “Enak sih mas, unik, harganya juga murah lah terjangkau. Minumannya juga seger banget” ujar Mei

Lokasi Omah Uwoh Jl MH Thamrin Dosoman Gg Podang No.18 Pati (sebelah barat terminal Pati masuk gang)

Pamelo Bageng

Usaha omah uwoh ini mulai dirintis sejak 2013 ini memiliki ciri khas yang tidak dimiliki salad kreasi buah lainnya.

“Saya mencoba mempopulerkan jeruk pamelo bageng. Ini kan buah khas Pati dan rasanya memang segar dan cocok di mix (di kombinasi-red) dengan berbagai menu yang kami miliki” Kembali menurut Ima.

Ima mulai berbisnis kuliner spesialis  buah ini semenjak kembali ke kampung halaman setelah satu tahun bekerja di Mojokerto.

“Setelah lulus saya memang berniat untuk wirausaha. Tapi kebetulan kerja dulu di Mojokerto satu tahun. Pas saya kembali ke Pati, kepikiran pengen nyari salad buah kayak pas di Mojokerto kok nggak nemu nemu, ya sudah saya buka sendiri saja, toh memang saya pecinta buah” cerita Ima

Kecintaan Ima pada buah berawal dari almarhumah Ibu yang setiap hari selalu menyediakan buah sejak kecil sehingga jika tidak ada buah dirumah seperti ada yang kurang. Sisi manfaat kesehatan juga menjadi alasan utama kecintaannya pada buah.

Kendala yang masih coba diatasnya adalah edukasi buah bagi pelanggan. “Kami antusias untuk itu mas (edukasi buah-red). Dulu pas awal ada yang masih kesulitas membedakan kiwi sama sawo, melon dan lemon malah pada nggak ngerti bedanya. Jadi kami akan terus mencoba itu” tutur Ima.

Gadis berjilbab  lulusan Publik Relation UGM dan Ilmu Komunikasi UNDIP ini telah memiliki 2 lokasi Omah Uwoh. Pertama di Jl MH Thamrin Dosoman Gg Podang No.18 Pati (sebelah barat terminal Pati masuk gang) dan Pasar Pragola, Jl Pati Kudus Km 4.

Terus Berinovasi

Kreasi buah yang ditawarkan Omah Uwoh memang bikin ngiler. Sunrise Soup, Paradise Soup, Blue Sky Soup, dan aneka Salad yang ditawarkan sudah bisa ditebus hanya dengan belasan ribu rupiah saja. Bahkan minumannya sangat terjangkau mulai dari 5ribuan.

Kreasi Birthday Cake dengan salad buah ala omah uwoh mix pamelo bageng

Kreasi terbaru adalah birthday cake buah. Kreasi salah buah yang cantik untuk menggantikan kue tart bagi yang ingin memberikan kado tak biasa.

Mei, salah satu pengunjung yang ditanya kalau cewek lebih suka dikasih birthday cake yang kue apa yang versi buah omah uwoh.

“yang pakai buah ini aja mas. Seru, ramai, unik, nggak biasa gitu. Kalau dikasih ucapan ulang tahun, pilih ini saja saya.” kata Mei.

“Kami ingin suatu saat orang bisa mengungkapkan sesuatu dengan buah. Katakan dengan Buah. Jadi misalnya arisan, jenguk orang sakit, pengajian, khitanan bahkan valentine  ya pakai buah saja. Kalau bunga kan sudah biasa” harap Ima, Owner Omah Uwoh

Uniknya, kreasi Omah uwoh tidak menggunakan jelly sebagai pengganti buah atau variasi.  “Kami 100% buah, tidak apakai jelly. Dressing kami pakai mayonaise asli yang sudahmemiliki lisensi BPOM dan sertifikat halal MUI jadi pasti aman dikonsumsi. Selain itu, kami pelopor salad buah dengan aneka topping. Mix dengan pamelo bageng. Jadi,  Anda tidak akan bosan dengan satu topping saja, varian topping kami siapkan untuk Anda.

Reporter: Syafiq, Revan

Editor: Revan Zaen

Permalink ke Ganjar Ditanya Tentang Kuliner Ikan Manyung.  O..yang enak sekali itu? Dimana itu? Ayo Kesana!
Kuliner, UMKM

Ganjar Ditanya Tentang Kuliner Ikan Manyung. O..yang enak sekali itu? Dimana itu? Ayo Kesana!

Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) Tunjukkan Kuliner Kepala Manyung Khas Juwana Pati di sela sela kunjungannya. Ia berada di WM Sederhana Juwana ditemani Plt Bupati Pati, Budiyono. Foto:WP04SP

Juwana. Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Juwana kemarin (18/01) ternyata meninggalkan satu kesan unik. Niatan awalnya adalah untuk berdialog dengan nelayan pengguna alat tangkap cantrang agar memperoleh solusi terbaik. Namun kesan unik muncul saat jam makan siang tiba.

“Pak Ganjar masih inget nggak waktu makan ikan manyung disana?” Tanya salah satu rombongan.

“O yang enak sekali itu?  Wah dimana itu ya. Ayo….kesana” Jawabnya

Ternyata mereka meluncur ke Warung Makan Sederhana Bu Marni yang berada di depan Polsek Juwana.

Menikmati menu kepala manyung dengan lahap. Foto: WP04SP

“Saya kesini berarti sudah dua kali. Itu ada foto saya pas kesini pertama kali dulu” katanya sambil menunjuk fotonya yang terpajang di dinding warung. Foto tersebut ternyata diambil tahun 2014.

Ganjar menceritakan awal mula dia kesengsem salah satu kuliner andalan Juwana Pati ini.

“Saya dulu itu pas masa kampanye makan di warungnya Bu Fat Semarang. Saya ditawari kepala manyung ini. Awalnya saya tidak mengenal ikan sembilang, kepala manyung. Tapi berhubung saya suka pedas, suka makan ikan,  dan satu lagi yang istimewa ya guedene itu (porsi jumbo-red) marai ngeri (bikin ngeri -red)”. Cerita Ganjar.

wuenak tenan ancen” katanya sambi mengelap keringat di dahi karena sensasi pedasnya bumbu kepala manyung.

Ditempat ini pula sebelumnya pernah diliput acara kuliner yang dipandu Bondan Winarno Maknyus dan menceritakan dahsyatnya kepala manyung yang warga Pati menyebutnya “Ndas Manyung”.

 

 

ancen wenak tenan

Permalink ke Brayo, Rasa Pahit Manis Kudapan Khas Pesisir Ini Pasti Ngangeni
Kuliner, UMKM, wartaphoto

Brayo, Rasa Pahit Manis Kudapan Khas Pesisir Ini Pasti Ngangeni

Dukuhseti. Hamparan luas  terbentang sepanjang pesisir pantai utara Dukuhseti terlihat sejuk dan hijau dipenuhi tanaman mangrove jenis Avicenia atau yang dikenal dengan Brayo kini bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat bisa menjadi kudapan yang bernilai ekonomis.

Brayo, Makanan Khas Pesisir. Foto WP03MA

Seperti yang akhir-akhir ini membanjiri di beberapa pasar desa di Dukuhseti, misalnya di pasar Desa Ngagel banyak pedagang yang menjajakan kudapan berupa Brayo urap dengan harga yang sangat murah, hanya dengan Rp.500,- ( lima ratus rupiah ) kita sudah bisa mendapatkan satu bungkus brayo urap satu bungkus (sak tum – jawa)

Dengan rasa sedikit manis dan rasa pahit yang khas ini membuat para penggemar brayo urap tak akan melewatkan kudapan yang satu ini.

Tangkal Abrasi

Menurut Totok Hadi Lukito pegiat lingkungan dan pemerhati tanaman mangrove Pati mengungkapkan dengan adanya tanaman mangrove pasti masyarakat akan merasakan nilai positifnya nanti setelah 3 sampai 4 tahun setelah penanaman. Selain bisa mengurangi dampak abrasi air laut yang berbatasan langsung dengan tambak-tambak warga.

“Dengan semakin bertambahnya keluasan hutan mangrove dipesisir pantai pati yg di dominasi jenis avicenia maka bertambah banyak dan melimpah buah yg dihasilkannya maka terbuka peluang kerja yaitu pengambilan buah brayo ( avicenia )” Katanya

“Saya pernah bertanya pada orang yg sehari harinya mencari brayo dan menurut mereka sehari bisa dapat 2 sak . Dan 1 sak bisa seharga 150 ribu . Itu kalo mereka mencari sampai jam 14.00 .” Imbuh Totok

“Saya bersyukur ternyata  selain menahan abrasi air laut ada manfaat lain yg langsung dirasakan oleh masyarakat . Suatu saat jika dikembangkan bukan hanya jadi Brayo urap saja, tapi bisa jadi bahan baku es cendol dari brayo juga” pungkasnya.

Permalink ke Festival Jajanan Kuno Klasik di Lokasi Unik Siap Bikin Akhir Tahunmu Makin Asik
Kuliner, UMKM, wartaphoto

Festival Jajanan Kuno Klasik di Lokasi Unik Siap Bikin Akhir Tahunmu Makin Asik

omah-kuno-pati-festival-jajanan-kuno

Salah satu view eksotik di Omah Kuno yang akan menjadi tempat festival kuliner Pati tempoe doloe. Foto WP02Rf

Pati. Warga Pati tak perlu bingung mengisi liburan akhir tahun dengan acara yang lain dari yang lain. Sebuah festival kuliner terlengkap dipadu dengan pertunjukan rakyat dan festival busana tradisional akan diadakan di Pati. Omah Kuno 1866 yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 115 Pati atau tepatnya sebelah barat Hotel Safin Pati akan menggelar festival jajanan tempo, bahkan yang sulit Anda temukan sehari hari pada masa kini.

Puluhan kuliner dan jajanan kuno akan dipamerkan diantaranya: sego jagung, semur kutuk, sego tewel, sego menir, pedoyo, kue moho, gulali, gemblong, carang madu, tape ketan ireng, gulo kacang, gulo klopo, gandos, cetot, gerontol, kelepon, rangin, sagon, getuk khas Runting, lopis, urap brayo, hingga getuk ireng.

Jika masih kurang puas, Anda pun bisa mencicipi gayam, lerut, ganyong, gembili, uwi, kacang godog, jagung bakar, tiwul, cengkaruk, getuk goreng, siwalan, dawet siwalan, dumbek, kolak, bubul cenil, urap intil, pepes tutus, dan jungkruk telo. Beragam minuman tradisional yang akan disajikan, di antaranya wedang coro, cemuai, gempol, pleret, jamu, legen, dan jahe.

Acara yang bertajuk “Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe” akan digelar tanggal 29-31 Desember 2016. Omah Kuno sendiri memiliki konsep yang menarik. Beberapa lukisan klasik, meja kursi yang unik dipadu kolam dan taman yang eksotik. Bahkan, sebelum tempat ini di launching,  sejumlah pasangan sering mengadakan hunting foto prewedding ditempat ini karena konsepnya yang memang nyentrik.

 

 festival-kuliner-pati

Selain kuliner, Anda juga bisa menikmati pertunjukan klasik seperti tari gambyong, lomba fashion, tarian Sanggar Tondonegoro, Tari Roro Mendut khas Kabupaten Pati dan masih banyak lagi. Nampaknya tak sulit lagi Anda “kembali” ke masa lalu mengenang jajanan kuno nan sehat dan lezat.

Permalink ke Tak Cukup Segelas Untuk Menikmati Dawet Bringin Legendaris “Tunggal Sari”
Kuliner, wartaphoto

Tak Cukup Segelas Untuk Menikmati Dawet Bringin Legendaris “Tunggal Sari”

Juwana. Salah satu kuliner khas Pati yang legendaris adalah Dawet Bringin. Bringin adalah salah satu desa di Kecamatan Juwana. Dawet legendaris ini karena namanya sering disebut bersamaan dengan nama desa Bringin. Warga sekitar sering menyebutnya dawet bringin.

dawet khas juwana

Dawet ini memang khas. Dengan gula aren asli, cendol yang lembut, dan santan “buket”/ kental membuat dawet bringin ini segar diminum. Terlebih saat cuaca panas. Rasanya satu gelas dawet bringin tidak cukup untuk memuaskan dahaga Anda.

dawet beringin juwana

Dawet Bringin Tunggal Sari terletak di jalan Juwana Jakenan, timur jalan. Tempatnya sederhana, dengan tulisan sederhana bertuliskan Dawet Tunggal Sari. Tempat penjualannya juga sangat sederhana. 3 buah dingklik (Kursi) mengitari ibu penjual yang selalu setia dengan celemek warna putih dipangkuan agar tidak kotor terkena tumpahan dawet.

Dawet Bringin

Lapak jualan dawet bringin tunggal sari ini buka mulai pukul 08.00 pagi hingga siang hari. Tergantung banyaknya pembeli. Kalau kebetulan sedang sangat ramai…hanya 3 jam sudah selesai berjualan. Karena stoknya habis.

Dawet Tunggal Sari

Salah satu yang juga bisa dikatakan khas dari dawet bringin tunggal sari ini adalah proses pelayanan yang begitu cepat. Beliau melayani bersama “tim” yang melayani secara bergantian sebagai asisten membungkus plastik dan pelayanan pembayaran disebelahnya. Ada juga “tim dapur” yang setiap beberapa saat akan mengantarkan santan, cendol, gula aren yang baru saja matang agar stok penjualannya tak habis habis.