Home Posts tagged laka lantas
Pati

Dua Warga Growong Kidul Menjadi Korban Tabrak Lari di Gadingrejo, Alami Patah Tulang

JUWANA – Kecelakaan lalu lintas dengan korban tabrak lari kembali terjadi,pada Jumat malam (09/02/2018 ). Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan menjadi korban truk yang berjalan beriringan di jalan raya Juwana – Pati. Dua orang dilaporkan mengalami patah tangan dan luka-luka.

Identitas korban Anak dan Bapak yaitu Wahyu Utomo (19th) dan Yarjo (50th), warga Desa Growong Kidul RT 03/ 01 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.

Kronologi bermula ketika sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi K 5998 HS yang dikendarai dari arah timur menuju ke barat terserempet truk yang tak diketahui identitasnya. Truk tersebut berjalan beriringan di jalan raya Juwana-Pati turut desa Gadingrejo kecamatan Juwana kabupaten Pati. Akibatnya keduanya terjatuh dari sepeda motor dan mengalami patah tangan dan luka-luka, sedangkan pengemudi truk tancap gas dan melarikan diri.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan,S.I.K melalui kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro,S.I.K menerangkan bahwa telah terjadi kecelakaan tabrak lari yang melibatkan sepeda motor dan truk yang tidak diketahui identitasnya.

“Pada saat kejadian di wilayah Juwana terjadi hujan. Jadi pengendara motor atas nama Wahyu Utomo dan bapaknya Yarjo berboncengan melaju dari timur ke barat, saat di desa Gadingrejo korban terserempet truk, dan keduanya terjatuh ke saming kiri dan mengalami patah tulang kanan serta luka-luka,”terang AKP Didi.

Kapolsek Juwana melanjutkan, setelah mendapat informasi, anggota polsek Juwana bergegas menuju TKP, di Desa Gadingrejo Juwana, mangamankan lokasi dan mengatur lalulintas. Kemudian kedua korban dilarikan ke RS Budi Agung Juwana untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

“Sedangkan untuk pengemudi truk yang melarikan diri akan kami selidiki untuk kita proses, kami kumpulkan berbagai informasi” jelas AKP Didi.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

Pati

Truk Dump Bermuatan Kricak Terguling di Jalan Alternatif Guyangan Glonggong. Ini Kronologinya!

JAKENAN. Sebuah truk dump bermuatan kricak, terguling di jalan alternatif Guyangan-Glonggong turut Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, Rabu siang (07/02/18). Truk bernopol B 9699 BD yang dikemudikan Agus, warga Tambakromo ini sedianya akan mengirimkan kricak ke daerah kecamatan Winong.

Sayangnya kricak muatannya  tercebur ke sungai irigasi persawahan bersamaan dengan badan truk yang terguling. Lokasi kejadian tak jauh dari Jembatan Sampang sekitar 100 meter.

“Tadi itu awalnya kan simpangan. Berlawanan arah gitu, yang satu muat gabah dan orang diatasmya dari arah Glonggong sedangkan truk dump bermuatan kricak, mengalah, berhenti sejenak. Tapi malah tanahnya ambrol, trus ngguling,” ujar Tarwi, kakak Korban, menceritakan kronologi kejadian.

 

Meski kondisi truk dump terendam separuh namun tidak mengakibatkan korban jiwa. Sopir dan kernetnya berhasil menyelamatkan diri. Meskipun demikian, Agus, sopir truk nampak masih shock dan belum berkenan diwawancarai.

Sebagaimana diketahui bahwa akhir akhir ini jalan alternatif tercepat warga Jakenan ke arah Pati kota ini memang sedang sibuk dilalui truk pengangkut gabah. Pasalnya daerah tersebut langganan banjir, sehingga petani segera memanen padinya meskipun beberapa masih padi muda.

 

Jalan Rusak

Jalan Guyangan Glonggong ini sedianya adalah jalan provinsi, sebagaimana disampaikan Bupati Haryanto saat meresmikan Jembatan Sampang tahun lalu. Perbaikan jalan ini menjadi tanggung jawab balai teknik jalan provinsi Jawa Tengah.

Kontur tanah yang labil dan sering terendam banjir menyebabkan kondisi jalan ini memiliki beberapa cekungan lebar yang membahayakan. Pun demikian, jalan ini tidak diberi pondasi penguat pada kedua sisinya.

Sedianya, jalan ini termasuk baru. Namun, tahun lalu ketika baru saja selesai diurug dan diaspal hotmix langsung terendam banjir hampir satu minggu lamanya. Akibatnya tanahnya tergerus dan aspalnya menjadi turun membuat cekungan. Mobil dengan bemper rendah dan truk bermuatan berat akan kesulitan melintas sehingga terpaksa harus bergantian dengan kendaraan lain yang berlawanan arah.

“kalau bisa ini ya segera diperbaiki lah mas. Mosok jalan alternatif sepenting ini kok sudah sempit, cekungannya besar besar, lemahe gempal sisan. Ora main tenan,” pungkas Tarwi, keluhkan kondisi jalan.

Kurang lebih pukul 15.00 truk tersebut ditarik naik ke jalan oleh sebuah truk derek dari Pati. Kerugian material belum bisa ditaksir karena kondisi kerusakan truk belum bisa dikalkulasi.

Reporter: Nafir

Editor: Revan Zaen

Pati

Terperosok Lubang Hingga Terjatuh, Pemotor Asal Klayusiwalan Meninggal Tertabrak Kendaraan Lain

BATANGAN – Akibat terjatuh lantaran roda motor terperosok lubang  jalan raya Juwana-Batangan, seorang pengendara motor meninggal tertabrak kendaraan lain dibelakangnya,Kamis (01/02/2018) sekitar pukul 18:15 WIB

Korban adalah Mundayen (50th) warga Desa Klayusiwalan RT. 01/ 02 Kecamatan Batangan kabupaten Pati Jawa Tengah.

Kronologi kejadian sebagaimana dituturkan saksi, bahwa ketika Mundayen sedang melaju dijalan raya Juwana – Batangan turut Desa Ketitang,  mengendarai Revo.  Tak siap, korban terperosok ke lubang lalu terjatuh. Nahasnya, pada saat bersamaan dibelakangnya sedang melaju sepeda motor honda beat K 4220 MH  yang dikendarai Ahmad Suyono (21th) warga Rembang dan langsung menghantam korban.

 

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan,S I.K melalui Kapolsek Batangan AKP Endah Setianingsih,SH membenarkan telah terjadinya kecelakaan lalulintas yang melibatkan dua kendaraan sepeda motor di jalan raya Juwana – Batangan Pati yang mengakibatkan dua pengendara luka-luka dan satu meninggal dunia.

“Telah terjadi kecelakaan lalulintas yang melibatkan dua kendaraan yakni sepeda motor jenis honda beat nopol B 4220 MH yang dikemudian oleh Ahmad Suyono warga desa Wates RT 01/03 Kaliori Rembang yang saat itu berboncengan dengan Nisa Novalina (26th) warga desa Pandangan Wetan RT 16/ 05 kecamatan Kragan Rembang yang menabrak korban atas nama Mundayen pengendara honda Revo tanpa TNKB warga desa Klayusiwalan RT 01/ 02 kecamatan Batangan Pati.” Jelasnya.

Mendapat laporan adanya kecelakaan lalulintas, anggota Polsek Batangan segera bergegas mendatangi TKP untuk mengamankan lalulintas serta melarikan ketiga korban ke RS Budi Agung Juwana.

Korban atas nama Mundayen  warga Klayusiwalan RT 01/ 02 Kecamatan Batangan Pati dinyatakan meninggal dunia diduga akibat benturan keras hingga memar dibagian dada serta luka pelipis kiri.

Sedangkan korban lainnya atas nama Ahmad Suyono mengalami luka-luka di bahu kiri dan kaki kiri serta Nisa Novalina mengalami patah ibu jari kanan dan robek bagian bibir mendapatkan perawatan intensif di RS Budi Agung Juwana kabupaten Pati.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

 

Pati

CBR 150cc Seruduk Sepeda Angin di Dukutalit, Korban diLarikan ke Puskesmas Juwana

Juwana – Kurangnya berhati-hati saat melaju dijalan raya, pengendara sepeda motor Honda CBR Selasa malam ( 30/01/2018 ) pada pukul 23:00 WIB menabrak pengendara sepeda angin dari belakang saat melaju beriringan dari arah yang sama di jalan Juwana – Wedarijaksa turut Desa Dukutalit kecamatan Juwana kabupaten Pati.

Akibatnya pengendara motor honda CBR K 6526 PG yang diketahui bernama Rudi Harmanto (40th), warga Desa Raci RT 06 RW 05 Kecamatan Batangan kabupaten Pati mengalami luka-luka dibagian dahi serta robek dibagian pelipis. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Juwana untuk menjalani perawatan.

Sedangkan pengendara sepeda angin Hadi Utomo (66) warga Desa Bakaran Wetan RT 02/02 Juwana mengalami cedera kepala ringan dengan luka robek dibagian belakang kepala yang kemudian dibawa ke RS Budi Agung Juwana Pati.

Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro,S.I.K melalui Wakapolsek Juwana Iptu Sudari menjelaskan kronologi tentang terjadinya kecelakaan di Desa Dukutalit jalan Juwana Wedarijaksa diduga pengendara motor kurang berhati-hati yang mengakibatkan hilangnya konsentrasi saat berkendara.

Ketika mendapat informasi, anggota langsung bergegas mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi serta menyelamatkan kedua korban kecelakaan tersebut,baik pengendara motor ataupun sepeda angin.

“Kondisi keduanya luka-luka dan masih dalam keadaan sadar.Diduga pengendara motor kurang berhati-hati karena keduanya dalam keadaan beriringan dari arah yang sama,” jelas Iptu Sudari Wakapolsek Juwana.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

 

Berita Pati

Bus Pahala Kencana Adu Muka dengan Pick Up di Krobok, Gadingrejo Juwana. Dua Meninggal, 3 Opname

JUWANA. Kejadian laka lantas di jalan Pati – Juwana turut Desa Gadingrejo Dukuh Krobok Kecamatan Juwana pada dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa, 09/01/18. Laka lantas ini melibatkan Bus Pahala Kencana dan sebuah mobil pick up dari arah yang berlawanan. Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan tiga orang luka ringan.

Pengemudi Bus Pahala Kencana B-7867-QZ adalah Samuri,  warga Ds. Cakung barat Rt. 09/ 08 Kec. Cakung Kota Jakarta Timur. Sementara pengemudi pick up AG-9493-PB yakni Muhammad Abdul Gofar (26th), warga  Ds. Plukaran Kec. Gembong Kab. Pati.

Sopir pick up mengalami luka robek di pelipis kanan. Begitu juga dengan salah satu penumpangnya yang bernama Nur Hidayah (26th) warga Plukaran Gembong mengalami patah tangan dan kaki. Saat ini opname di RS Soewondo Pati. Korban lainnya yang juga dirawat ditempat sama adalah balita 1 tahun atas nama Arya Muntaha juga opname di RS Soewondo Pati.

Namun, 2 penumpangnya yakni balita 3 tahun Muhammad Argo Ganjo, dan Erna Yanti (46th), warga Ds. Pakunden Rt. 01/ 05 Kec. Sukorejo Kab. Blitar, mengalami luka pecah kepala, tangan kiri patah, patah kaki kanan dan kiri. Keduanya meninggal di lokasi.

Kronologi kejadian bermula ketika,  Bus Pahala Kencana B-7867-QZ berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Sementara dari arah berlawanan, mobil jenis Pick Up bernomor polisi AG-9493-PB  muncul dari arah berlawanan.

Sesampainya di TKP, diduga sopir Pick Up AG-9493-PB kurang konsentrasi sehingga oleng ke kanan lalu bertabrakan dengan Bus . Saat dievakuasi posisi kedua kendaraan tepat berada di tengah badan jalan sebelah utara.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana, AKP Didi Dewantoro membenarkan kejadian tersebut.

“Petugas kami segera meluncur ke lokasi dan segera melakukan pertolongan. Termasuk salah satunya segera mengevakuasi balita agar segera mendapat pertolongan, dan bisa diselamatkan,” tutur AKP Didi

Salah satu petugas, yakni Tianatmaja yang turut membantu evakuasi di lokasi mengungkapkan bahwa respon masyarakat sekitar sangat baik. Mereka segera membantu petugas dilapangan, tak terkecuali ada seorang pengamen wanita yang juga sigap menyelamatkan bayi hingga menunggui  hingga di Rumah Sakit Soewondo hingga berita ini diturunkan.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

 

 

Berita Kudus Pati

Warga Getas Pejaten Kudus Meninggal Setelah Hantam Pembatas Jembatan Ngebruk Juwana Tepat Dini Hari

Juwana – Selasa dini hari ( 26/12/2017) sekitar pukul 01:00 WIB, terjadi kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban meninggal di tempat. Dari olah TKP yang dilakukan anggota Polsek Juwana, korban meninggal karena benturan keras antara sepeda motor yang dikendarai yang menabrak pembatas jembatan di Jalan Juwana – Batangan turut Desa Bumirejo Dukuh Ngebruk Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.

Korban meninggal setelah menabrak pembatas jembatan Ngebruk Juwana

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro dengan nomor polisi K 3569 ET. Korban adalah Jasmiru (56th) pekerjaan sebagai sopir. Warga Desa Getas Pejaten, RT. 02 RW. 01 Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan S.I.K melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro, S.H,S.I.K menjelaskan bahwa telah terjadi kecelakaan tunggal di dukuh Ngebruk desa Bumirejo jalan raya Juwana – Batangan korban meninggal ditempat.

“Awalnya korban mengendarai sepeda motor dari arah barat ke timur dan sesampainya di TKP  korban tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya dan  kemudian menabrak pembatas jembatan,” terang Kapolsek Juwana AKP Didi.

Setelah mendapat laporan adanya kecelakaan lalulintas,unit laka lantas polsek Juwana bergerak cepat mendatangi lokasi menolong korban, melaksanakan pengaturan lalulintas, membuat sket olah TKP dan melaporkan kejadian ke Pimpinan yang kemudian berkasnya dikirim ke satlantas polres Pati.

Reporter: Arton

Editor: A. Muhammad

Pati

Hendak Belanja Asesoris Mobil, Seorang Remaja Asal Growong Lor Meninggal Terlindas Truk

JUWANA. Seorang remaja asal Desa Growong Lor RT 1 RW 1, Juwana, Mohammad Wafiq Aditiyas (17th) meninggal dunia setelah badannya terlindas truk di Jalan Pati Juwana, tepatnya di Desa Gadingrejo (Selasa,19/12/17).

Kondisinya korban sangat memprihatinkan. Sejumlah luka robek dibeberapa bagian tubuhnya hingga patah tangan dan kaki.

Sebagaimana data yang dihimpun reporter wartaphoto.net, korban yang merupakan putra dari Bapak Sulistiyono (38th) dan ibu dewi meilani (30th) ini hendak belanja asesoris mobil. Terlebih orang tua korban memang pengusaha di bidang perbengkelan dan accesories mobil. Korban sendiri saat ini tidak sedang berprofesi sebagai pelajar namun memang pernah sekolah dan mondok di pesantren.

Saat kejadian, Wafiq mengendarai Honda Vario dengan nomor polisi K-2902-LU, berjalan dari arah timur ke barat. Disinyalir korban hendak mendahului sepeda angin. Namun karena posisi terlalu ke kiri, Wafiq menyenggol pengendara sepeda angin.

“Pengendara sepada angin kemudian terjatuh di tepi badan jalan sebelah selatan. Sedangkan Wafiq terpental dan terjatuh kekanan. Kemudian korban seketika terlindas roda bagian belakang sebelah kiri Truk Mitsubishi Fuso E-9204-C yang dikemudikan Rusja (61th) warga Lemahwungkuk Tangerang,” ungkapnya, Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana, AKP Didi Dewantoro.

Wafiq kemudian meninggal dunia di tempat. Sementara pengemudi sepada angin, menginggalkan TKP tanda ada yang mengetahui.

“Setelah itu, kami langsung melakukan oleh TKP dan mengamankan barang bukti serta mengecek kondisi korban,” kata Kapolsek Juwana.

 

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Berita

Kesaksian Penumpang Bus Indonesia Yang Nekat “Ngeblong” dan Terguling di Juwana

JUWANA. Laka lantas yang melibatkan Bus Indonesia kembali terjadi. Bus bernopol L 7512 UV ini terguling disungai yang dipenuhi dengan eceng gondok di Jalan Pati-Juwana tepatnya di Desa Margomulyo, Kecamatan Juwana, Jumat (03/11).

Sopir bus bernama Mugiyono (47th) warga Lasem Rembang.

Tak ada korban jiwa, namun 3 penumpang dirawat di RSUD Soewondo Pati dan 16 lainnya ke RS Budi Agung Juwana. Umumnya mereka mengalami luka ringan.

Bodi bus yang terguling di sungai dengan kondisi kaca depan yang sudah pecah

Amaliatul Fikriyah, mahasiswa semester lima IAIN Salatiga menjadi salah satu penumpang yang berhasil menyelamatkan dirinya. Saat dtemui reporter wartaphoto.net dirinya menceritakan kronologi kejadian yang baru saja dialaminya.

“Awalnya Bus Indonesia ini kan dari Semarang ke Surabaya kebut kebutan. Terus ngeblong (mendahului) ke kanan. Malah di depan ada truk box warna kuning. Karena nggak nyampe lalu banting stir trus mak sreet ngguling. Bodi belakang bus terbanting lalu terguling ke sungai,” tutur mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Asal Guyangan.

Sebagian penumpang yang mengalami luka dirawat di RS Budi Agung.

“Pas jatuh itu, saya paling kanan (posisi duduknya –red). Lha bisnya kan jatuhnya ke kanan. Saya keinjek-injek lalu saya pegangan atas. Pokoknya harus pegangan atas biar selamat. Trus naik ke kursi kursi trus ke depan ditolong bapak bapak yang diluar sana itu. Separuh badan sampai muka udah basah semua itu tadi,” kisahnya.

Seluruh penumpang yang berjumlah sekitar 20an penumpang ditambah supir dan kondektur keluar melalui jendela kaca depan yang sudah pecah. Lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang karena banyaknya yang melihat badan bus yang terguling tersebut. Kasus ini ditangani Satlantas Polres Pati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Pati

Sepeda Listrik Tersenggol dan Terlindas Dump Truk di Pertigaan Tugu Tani. Seorang Ibu Meninggal Ditempat

PATI. Kecelakaan tragis terjadi di pertigaan Tugu Tani Jl.Panglima Soedirman Pati. Seorang Ibu pengendara sepeda listrik terserempet dan terlindas ban truk bagian belakang dump truk hingga meninggal ditempat, Senin (2/10/2017).

Pengemudi sepeda listrik adalah Rita Prihadi Binti Supadi (50th), seorang Ibu rumah tangga, warga Kp. Bendan RT. 09 RW. 04 Kel Pati Kidul Kec Pati Kab Pati.

Keterangan dari Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari bahwa, kecelakaan terjadi saat pengendara sepeda listrik berjalan searah di bagian depan truk dump. Sesampainya di barat pertigaan tugu tani, pengendara sepeda listrik tersenggol “ekor” truk dan terjatuh. Naas, setelah terjatuh dirinya terlindas ban truk bagian belakang dump truk. Saat dievakuasi kondisinya mengenaskan.

Posisi terakhir Truk Dump Mitsubishi K-1619-LP yang dikemudikan Muhammad Rosidi (34th) berhenti di badan jalan sebelah selatan dan sepeda Listrik terjatuh ditengah badan jalan.

Sopir Truk Dump yang merupakan warga Boloagung RT 17 RW 3, Kecamatan Kayen diamankan petugas kepolisian untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan jenazah korban diotopsi di RSUD Soewondo Pati.

AKP Ikrar Potawari mengingatkan kepada pengendara untuk berhati-hati dalam berkendara di jalan raya.

“Sepeda listrik itu cenderung senyap dan tidak bersuara sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan,” katanya, mengingatkan.

 

Reporter: Didi

Editor: Revan Zaen

Pati

Putar Balik Mendadak, Vario Putih Ditabrak Vario Merah Dari Belakang. Korban Patah Tulang Kaki

 

WlNONG –  Tabrakan antar sepeda motor terjadi di Jalan Raya Winong – Pucakwangi, tepatnya di Desa Pekalongan Kecamatan Winong, Minggu (3/9/2017) pukul 11.20 WIB. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor vario putih dan vario merah di belakangnya.

Saat itu, Vario warna merah nopol K-3877-UG yang dikendarai oleh Purwanto (42th) warga Desa Karangwotan RT. 008 RW. 002 Kecamatan Pucakwangi berjalan dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi.

Sementara Honda Vario warna putih tanpa nopol yang dikendarai oleh Agus Priyanto (14th) warga Dukuh Nggagung Desa Sendangsoko RT.08 RW 01 Kecamatan Jakenan berjalan didepannya dari arah yang sama.

Tiba di TKP, pengendara sepeda motor Honda Vario warna putih tanpa nopol kurang memperhatikan situasi lalu lintas dibelakangnya dan tiba-tiba putar haluan sehingga membuat motor di belakangnya terkaget dan tak bisa menghindari tabrakan.

Atas kejadian laka-lantas tersebut, Purwanto mengalami luka ringan lecet-lecet pada kedua kaki dan memar pada bagian bawah lutut kaki kiri. Sedangkan Agus Priyanto (vario putih) mengalami luka patah kaki kanan (sadar) di rujuk di RS Mitra Bangsa Pati dan lecet pada lutut kanan.
Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan,S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan bahwa kasus ini sudah dalam penanganan Unit Laka-lantas Polres Pati.

“Korban atas nama Agus Priyanto (14th) mengalami patah tulang kaki kanan dan dirawat di RS Mitra Bangsa,” ungkap Kasat Lantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari

Reporter: Didi

Editor: Revan Zaen